Rabu, 01 Apr 2015 14:08 WIB

Pakaian Dalam Sehat

Ini Kata Dokter Soal Celana Dalam Sekali Pakai

Firli Alvianita Isnaeni - detikHealth
Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Topik Hangat Pakaian Dalam Sehat
Jakarta - Celana dalam sekali pakai kini marak dijual di pasaran. Umumnya, celana dalam ini digunakan ketika seseorang bepergian jauh dan malas membawa celana dalam cadangan.

Karena terbuat dari bahan mirip kertas, muncul anggapan bahwa celana dalam sekali pakai lebih mudah menyerap keringat dan membuat daerah sekitar kelamin lebih kering, sehingga bebas dari infeksi jamur. Padahal menurut dokter, celana dalam ini malah membuat daerah sekitar kelamin lebih lembab.

"Kalau bahan begitu lembab jadi cepet robek, dan bahannya itu kan nggak bagus penguapannya, jadi lebih terganggu," tutur dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK dari D&I Skin Center, ketika dihubungi detikHealth dan ditulis Rabu (1/4/2015).

Baca juga: Sembarangan Pakai Celana Dalam Model Thong, Hati-hati Miss V Berisiko Lecet

Menurut dr Nyoman, bahan kertas yang digunakan oleh celana dalam sekali pakai mempersulit penyerapan keringat. Padahal keringat harus cepat terserap, agar kulit dapat bernapas. Jika keringat tak terserap, kulit akan menjadi lebih lembab dan meningkatkan infeksi jamur.

Hal senada juga dikatakan oleh dr Abraham Arimuko, SpKK dari RSPAD Gatot Subroto. Menurut dr Abraham, celana berbahan kertas membuat keringat yang terserap tertahan di celana dalam. Akibatnya celana dalam basah dan lembab sehingga lebih mudah terkena jamur.

Untuk itu ia pun menyarankan agar pengguna celana dalam sekali pakai untuk sering-sering mengganti celana dalam. Bisa satu kali sehari atau bisa dua kali sehari.

"Ya maksimal satu hari, kalau bisa sehari dua kali. Misalnya kita aktifitas pagi, pas mandi sore diganti," tuturnya.

Baca juga: Pakai Celana Dalam Berbahan Katun, Sudah Pasti Aman?

Celana dalam sekali pakai ini disebut juga celana dalam untuk traveling. Dengan alasan praktis dan simpel, banyak traveler yang mengandalkan celana dalam ini selama bepergian. Memang cukup membantu, tapi ingat untuk selalu menjaga kebersihannya. Jika memungkinkan menggunakan celana dalam berbahan katun, maka sebaiknya simpan dulu celana dalam sekali pakai ini.

(mrs/vit)
Topik Hangat Pakaian Dalam Sehat