Rabu, 03 Jun 2015 16:17 WIB

Ulasan Khas Hamil Muda

Waspadai Flek, Tanda-tanda Risiko Keguguran Bagi Ibu yang Hamil Muda

Nita Sari, Andara Nila Kresna - detikHealth
Illustrasi: Thinkstock
Topik Hangat Ulasan Khas Hamil Muda
Jakarta -

Flek biasanya terjadi pada wanita yang baru saja menyelesaikan masa menstruasi dan hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar. Namun apabila flek muncul pada yang seseorang tengah mengandung, terlebih apabila umur kehamilan masih muda, ia harus jadi perhatian karena bisa jadi merupakan tanda-tanda berbahaya.

dr Dwiana Ocviyanti, SpOG(K), dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menngatakan munculnya pendarahan atau flek merupakan pantangan bagi mereka yang tengah hamil karena bisa jadi berasal dari kondisi-kondisi membahayakan kehamilan seperti misalnya keguguran. Jika flek muncul tak sedikit ada baiknya orang tersebut langsung menemui dokter.

"Flek itu tidak normal karena termasuk pendarahan. Sedangkan orang hamil dilarang untuk mengalami pendarahan. Biasanya hal ini disebabkan oleh hamil di luar kandungan, ancaman kelahiran lebih cepat, keguguran dan hamil anggur," kata dr Dwiana kepada detikHealth dan ditulis pada Rabu (3/6/2015).

Baca juga: Pentingnya Cek Kesehatan Ibu Hamil Muda untuk Hindari Penyakit Kandungan

Hal serupa juga diucapkan oleh ahli kandungan dr Gde Suardana, SpOG, dari RSAB Harapan Kita yang mengatakan kehamilan normal semestinya tak disertai dengan flek. Kemunculan flek bisa datang dari ari-ari atau plasenta yang mengalami gangguan dan pada usia kehamilan yang masih muda hal tersebut bisa membuat plasenta yang masih rentan terlepas seutuhnya.

Sebagian besar faktor penyebab munculnya pendarahan dikatakan oleh dr Gde lebih ke arah genetik. Anggapan-anggapan seputar hamil muda yang banyak dipercaya masyarakat seperti terlalu sering berlari dan makan-makanan tertentu bisa mendorong keguguran hanya memiliki peran kecil.

"Karena ada kelainan kromosom pada bayi maka tubuh ibu menganggap bayi sebagai benda asing, sehingga tubuh ibu berusaha mengeluarkan si janin sebagai salah satu mekanisme membuat proteksi sehingga terjadi perdarahan. Yang kedua bisa disebabkan kurangnya hormon progesterone, yang hampir 25-30% adalah penyebab flek," papar dr Gde.

"Ketiga disebabkan oleh faktor-faktor lain seperti infeksi pada ibu yang menyebabkan janin tidak berkembang. Infeksi bisa karena bakteri, virus, ada juga karena faktor nutrisi, makanan, dan bisa disebabkan oleh penyakit-penyakit lain," lanjutnya.

Jika terjadi pendarahan penting untuk segera mengetahui mana dari ketiga hal tersebut yang jadi penyebabnya sebelum terlambat. Seseorang harus pergi ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan USG serta tes laboratorium jika memang dibutuhkan agar dokter bisa menilai kondisinya dan memberikan tindakan yang tepat.

Baca juga: Tak Boleh Angkat Beban dan Beragam Pantangan Ibu Hamil, Ini Kata Dokter

(fds/up)
Topik Hangat Ulasan Khas Hamil Muda