Rabu, 02 Des 2015 13:05 WIB

Serba-serbi Haid Berkepanjangan

Stres Juga Bisa Bikin Menstruasi Berkepanjangan Lho

Nurvita Indarini - detikHealth
Foto: admin
Jakarta - Stres fisik ataupun psikis sebaiknya memang tidak diremehkan. Karena salah satu dampak yang ditimbulkan, utamanya pada perempuan, adalah pada menstruasi. Stres bisa membuat menstruasi terjadi lebih panjang dari biasanya.

"Menoragia itu terjadi jika menstruasi berlangsung lama dan berlebihan. Kalau flek atau spotting merupakan intermenstrual bleeding, yakni terjadi di antara mens yang normal. Ini sebenarnya bisa dikit tapi juga bisa banyak. Bisa terjadi karena hormonal," terang dr Eric Kasmara, SpOG dari Rumah Sakit Pondok Indah Puri Indah, dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Rabu (2/12/2015).

Dijelaskan dr Eric, hipotalamus mengontrol kerja dari kelenjar pituitari atau hipofisis. Hipofisis ini bertugas menyekresikan hormon dan memengaruhi kerja hormon yang dihasilkan kelenjar lain di dalam tubuh. Nah, interaksi antara hipotalamus, hipofisis, dan ovarium disebut sebagai sumbu hipotalamus-hipofisis-ovarium atau HPO. Sumbu HPO memengaruhi siklus menstruasi seseorang.

Baca juga: Ini Penjelasan Dokter Kenapa KB Spiral Kadang Bikin Haid Lebih Panjang 

"Wanita kalau stres bisa pengaruhi HPO juga. Stres bisa pikiran, kecapekan dan psikis atau banyak pikiran. Anak kuliah yang lagi ujian atau pekerja kantoran yang dikejar deadline bisa jadi stres dan itu bisa pengaruhi aksis HPO," tutur dr Eric.

Ketika aksis HPO terpengaruh oleh stres, maka durasi menstruasi bisa berlangsung lebih lama. Selain itu, siklus juga bisa terpengaruh. "Jadi bisa menstruasinya maju. Kalau mundur bisa karena anovulasi, di mana siklusnya lebih dari 35 hari. Mungkin karena hormonal saja," imbuh pria berkacamata ini.

Baca juga: Keguguran Tak Disadari Bisa Dikira Menstruasi Berkepanjangan (vit/up)