Rabu, 02 Des 2015 20:04 WIB

Serba-serbi Haid Berkepanjangan

Ini Alasannya Beberapa Perempuan Haidnya Lebih Teratur Setelah Nikah

Nurvita Indarini - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Beberapa orang beranggapan setelah menikah, perempuan jadi memiliki siklus menstruasi yang lebih teratur ketimbang sebelumnya. Padahal menurut dokter, menikah dan siklus haid tidak ada hubungannya.

dr Eric Kasmara, SpOG dari Rumah Sakit Pondok Indah Puri Indah mengatakan usia perempuan mendapatkan menstruasi pertama kali biasanya 12-16 tahun. Namun akhir-akhir ini, usia menstruasi pertama kali cenderung lebih muda. Di mana perempuan usia 9-10 tahun sudah mendapatkan menstruasi pertama kalinya.

Menstruasi seorang perempuan, sambung dr Eric, terkait dengan fungsi hipotalamus yang mengontrol kerja kelenjar pituitari atau hipofisis. Hipofisis ini bertugas menyekresikan hormon dan memengaruhi kerja hormon yang dihasilkan kelenjar lain di dalam tubuh.

Baca juga: Miom di Rahim Bisa Sebabkan Menstruasi Panjang dan Banyak

Nah, interaksi antara hipotalamus, hipofisis, dan ovarium disebut sebagai sumbu hipotalamus-hipofisis-ovarium atau HPO. Sumbu HPO itulah yang memengaruhi siklus menstruasi seseorang. Di awal-awal menstruasi pertama, sumbu HPO masih belum seimbang. Inilah yang menjawab pertanyaan haid di masa-masa awal bisa ada gangguan.

"Gangguannya bisa menoragia atau haid berkepanjangan dan intermenstrual bleeding. Ini karena awal-awal sumbu HPO masih belum stabil," jelas dr Eric dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Rabu (2/12/2015).

Menurut dr Eric, umumnya perempuan menikah di usia 25 tahun ke atas. Nah, di usia ini, biasanya sumbu HPO sudah lebih stabil.

"Jadi kalau ada yang bilang menikah bikin menstruasi lebih teratur, itu lebih karena usia saat menikah sudah lebih matang. Meskipun memang di usia 30 tahun-an bukan berarti nggak bisa mengalami intermenstrual bleeding," sambung dr Eric.

Dikatakan dia, perempuan sangat kompleks. Ketidakseimbangan hormon sedikit saja bisa membuat siklus maupun durasi menstruasi berantakan. Karena itu dr Eric menyebut di tubuh perempuan ibarat ada orkestra. Untuk membuat penampilan yang sempurna, butuh keselarasan banyak komponen.

Baca juga: Ini Risikonya Jika Miom Pemicu Perdarahan Tak Diangkat (vit/up)