Kamis, 22 Des 2016 12:30 WIB

Hari Ibu 2016

Ibu, Jangan Pendam Stres Sendiri Ya

Puti Aini Yasmin - detikHealth
Foto: Ilustrasi ibu bekerja yang stres/ Thinkstock Foto: Ilustrasi ibu bekerja yang stres/ Thinkstock
Topik Hangat Hari Ibu 2016
Jakarta - Bekerja dan sekaligus juga mengurus keperluan keluarga bisa membuat ibu bekerja rentan stres. Tapi beban yang ditanggung jangan dipendam sendiri ya, Bu.

Psikolog dari Tiga Generasi, Tiara Puspita MPsi, Psikolog menuturkan sebenarnya ada banyak cara untuk mengatasi stres. Misalnya saja dengan rileksasi, selain stres reda juga bisa menjadikan ibu lebih fokus.

"Teknik psikologinya ada ya seperti teknik mindfullness, teknik relaksasi seperti kalau sedang ngerjain pekerjaan kantor ya fokus ngerjain kantor. Atau ketika lagi di rumah jadi fokus ngurusin anaknya di rumah," terang Tiara dalam perbincangan dengan detikHealth.

Selain itu juga perlu manajemen waktu yang baik. Misalnya hal ini dilakukan dengan membuat jadwal harian atau mingguan yang berisi daftar kegiatan ayang akan dilakukan. Nah, setelah terjadwal, bisa dilakukan pula pembagian tugas antara ayah, ibu dan anggota keluarga lainnya.

"Dengan begitu, ibu nggak akan merasa bebannya semua harus dikerjakan dia sendiri," imbuh Tiara.

Terkait pengasuhan anak bagi ibu bekerja, mungkin bisa didiskusikan dengan keluarga apakah akan membayar jasa baby sitter, dititipkan ke sanak keluarga, atau menitipkannya di daycare. Dengan begitu, akan sedikit mengurangi beban dan kekhawatiran ibu.

"Ada lho yang sampai nangis-nangis karena bebannya terlalu berat," lanjut Tiara.

Ibu, Jangan Pendam Stres Sendiri YaFoto: Ilustrasi menangis/thinkstock
Hal lain yang perlu dilakukan untuk mengatasi stres adalah meluangkan waktu untuk diri sendiri. Kadang karena terlalu sibuk dengan urusan kantor dan di rumah sibuk mengurus keluarga, jadi prioritas untuk diri sendiri selalu ditaruh di paling belakang.

Baca juga: Memahami Stres yang Rentan Dialami Ibu Bekerja

"Jadi nggak punya waktu untuk enjoy sama teman-teman mereka. Jadi misalkan mau sendiri dia kepikiran sama anak-anaknya. Lalu berpikir daripada seneng-seneng mending ngurusin anak. Padahal perlu banget itu me time untuk ibu. Apalagi untuk ibu-ibu yang memiliki banyak pekerjaan, jadi semakin perlu," tutur Tiara.

Terkadang meski stres dan merasa beban sudah demikian berat, ibu-ibu mengabaikannya. Padahal stres pada ibu jangan sampai diremehkan, karena bisa berdampak pada anak. Misalnya saking stresnya, jadi tidak bisa berpikir jernih, sehingga jadi mudah marah dan membentak anak.

"Dengan time management yang baik bisa dilihat apakah me time untuk ibu kurang atau tidak. Menurut saya perlu seminggu sekali, minimal dua jam. Paling tidak dari time management bisa dilihat waktu me time-nya yang baik," tambah Tiara.

Baca juga: Bagi Nadya Mulya, Setiap Hari Adalah Hari Ibu

Celoteh anak-anak untuk sang ibunda tercinta bisa disimak di video berikut ini ya.

(vit/up)
Topik Hangat Hari Ibu 2016
News Feed