Ingin Redakan Radang Tenggorokan, Ibu Ini Malah Tersedak Spatula

Ingin Redakan Radang Tenggorokan, Ibu Ini Malah Tersedak Spatula

Rahma Lilahi Sativa - detikHealth
Kamis, 28 Mei 2015 20:01 WIB
Ingin Redakan Radang Tenggorokan, Ibu Ini Malah Tersedak Spatula
Dongguan, Tiongkok - Saat mendadak terserang radang, ibu ini bukannya minum banyak air atau obat. Ia justru memasukkan sumpit dan spatula ke dalam tenggorokannya. Menurutnya, cara itu telah dipercaya manjur untuk mengobati radang tenggorokan selama bertahun-tahun di Tiongkok, daerah asalnya.

Saat itu Guan Hsuing tengah mencoba membuat resep masakan baru yang kebetulan harus menggunakan tanaman herbal dan rempah-rempah sebagai bumbunya. Tiba-tiba saja Guan merasakan sesak napas dan tenggorokannya terasa gatal. Tampaknya Guan memperlihatkan gejala alergi.

"Saya kemudian ingat ada pengobatan tradisional yang dapat membantu meredakan penyumbatan di tenggorokan ini," katanya seperti dikutip dari ecns.cn, Kamis (28/5/2015).

Baca juga: Gara-gara Polusi Udara, Hampir 60 Persen Warga Jakarta Sakit Pernapasan

Pertama, ia memasukkan jari-jarinya ke dalam mulut untuk membuka jalan. Setelah itu ia memasukkan tiga buah sumpit ke dalam tenggorokannya. Tapi sayangnya ketiganya patah. Secara mengejutkan, ia lalu memutuskan untuk menggunakan sesuatu yang lebih besar.

Karena Guan sedang berada di dapur, ia pun mengambil spatula dengan gagang sepanjang 30 cm, dan mencoba memasukkannya ke tenggorokan. Tapi cara ini nyatanya tak manjur, karena Guan justru panik ketika mendapati alat masak itu tersangkut di tenggorokannya, dan tak bisa dikeluarkan.

Putrinya yang masih berusia empat tahun lantas membawa ibunya keluar dari apartemen dan meminta petugas keamanan untuk memanggilkan ambulans. Sang ibu dilarikan ke Kanghua Hospital, Dongguan, di Provinsi Guangdong. Setibanya di sana, dokter melihat si pasien menelan seluruh gagang spatula tersebut, dan hanya menyisakan bagian kepala spatulanya saja.

Tindakan operasi darurat pun digelar. Setelah beberapa jam, spatula itu akhirnya berhasil dikeluarkan. Sayangnya tim dokter juga harus memotong esofagus atau kerongkongan wanita berusia 31 tahun itu karena kerusakan yang diakibatkan oleh si spatula. Guan pun kehilangan kerongkongannya sepanjang 20 cm.

Untuk mengatasinya, tim dokter lantas melebarkan perut Guan demi membuat penghubung baru antara kerongkongan dan perutnya. Beruntung bagian dalam tenggorokan Guan tidak mengalami luka

"Kasus semacam ini mungkin hanya terjadi satu kali dalam 50 atau kalau tidak 100 tahun," tandas dokter bedah toraks yang menangani Guan, Xiao Pu kepada wartawan.

Baca juga: Kanker Pita Suara, Pria Ini Jalani Cangkok Tenggorokan Pertama di Dunia





(Rahma Lilahi Sativa/Nurvita Indarini)

Berita Terkait