Kamis, 23 Nov 2017 17:22 WIB

Pakar Sebut pH Darah Tidak Berubah Hanya dengan Kangen Water

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Pakar kesehatan kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah tertipu dengan iklan produk-produk kesehatan yang menyesatkan. Foto: thinkstock
Jakarta - Perbincangan soal manfaat air alkali kembali ramai di media sosial. Pakar kesehatan saluran cerna mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah tertipu dengan iklan produk-produk kesehatan yang menyesatkan, termasuk kangen water maupun air alkali.

Salah satunya adalah klaim yang menyebut air alkali bisa mengubah tingkat keasaman (pH) darah menjadi basa. Menurut Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia - RS Cipto Mangunkusumo, pH darah yang ideal memang ada di angka 7,35 hingga 7,45.

Baca juga: Komentari Kangen Water, Kepala BBPOM DKI Jakarta: Infonya Menyesatkan

"Tingkat keasaman memang bisa berubah, misalnya karena ada kerusakan ginjal, fungsinya terganggu, ureumnya banyak. Nah ini yang membuat kondisi asam darah menjadi lebih tinggi dari biasanya," ungkap dr Ari saat dihubungi detikHealth.

"Tapi mengubah pH darah dari asam jadi basa itu nggak semudah itu, apalagi hanya dengan minum air alkali," tambahnya lagi.

dr Ari mengingatkan bahwa segala macam penyakit memiliki faktor risiko yang berbeda-beda. Sehingga penyembuhan dan penanganannya pun tidak bisa disamakan.

Karena itu, masyarakat harus kritis bila melihat ada iklan produk kesehatan yang mengklaim bisa menyembuhkan segala penyakit. Apalagi jika produk tersebut belum memiliki izin resmi, atau belum jelas manfaat dan keamanannya.

"Menyikapi produk itu harus dilihat jelas, apakah berbahaya, kalau nggak berbahaya dilihat lagi, apakah bermanfaat atau tidak, harganya bagaimana. Jangan sampai ada produk yang klaim bisa sembuhkan segala macam malah membuatnya menyampingkan obat-obat yang harusnya dia konsumsi," tutupnya.

(mrs/up)