Kamis, 03 Mei 2018 13:30 WIB

Ingin Jualan Racun Kalajengking? Ini Kata Ahli Zoologi

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Racun kalajengking disebut-sebut sebagai komoditas paling mahal dan banyak dipakai untuk penelitian (Foto: thinkstock)
Jakarta - Pernyataan presiden Joko Widodo yang menyebut racun kalajengking sebagai salah satu komoditas termahal membuat ramai media sosial. Racun kalajengking disebut-sebut sebagai cara mudah untuk kaya tanpa perlu korupsi.

Tak sedikit pula candaan yang menyuruh untuk berhenti bekerja dan pergi ke hutan untuk mencari kalajengking. Padahal menurut peneliti, proses untuk mendapatkan racun kalajengking tidak selesai dengan hanya menemukan kalajengkingnya saja.



"Pastinya kan ada peraturan yang harus diikuti, misalnya kalajengking yang diambil dari alam dijual ke siapa, dan harus ada izin lembaga terkait," ungkap Syahfitri Anisa, peneliti zoologi dari Pusat Penelitian Biologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), saat dihubungi detikHealth.

Faktanya, memerah racun kalajengking tidak bisa sembarangan dilakukan.Faktanya, memerah racun kalajengking tidak bisa sembarangan dilakukan. Foto: Reuters


Untuk mengektrak racun dari kalajengking sendiri disebut Syahfitri prosesnya cukup sederhana. Hanya saja perlu kehati-hatian ekstra mengingat racun kalajengking ada yang bisa menyebabkan kefatalan bagi manusia.

Ekstraksi racun atau milking di laboratorium dilakukan dengan memberikan setrum listrik tegangan rendah kepada kalajengking. Racun tersebut dikumpulkan di dalam tube atau gelas. Syahfitri menyebut satu kalajengking maksimal mampu menghasilkan 0,5 miligram racun.

"Sebenarnya nggak terlalu sulit tapi memang harus ekstra hati-hati karena butuh stimulasi tegangan listrik rendah," jelasnya.

Selain di laboratorium dengan tegangan listrik, ada pula proses milking yang dilakukan secara tradisional. Proses milking racun kalajengking secara tradiosional mirip dengan milking racun ular.

"Jadi semacam dikagetin, nah ularnya disuruh gigit lembaran karet di atas gelas. Karena merasa terancam nanti kan dia mengeluarkan racunnya lalu ditampung," ungkapnya.

(mrs/up)