Rabu, 09 Mei 2018 07:32 WIB

Transformasi Bocah Paling Gemuk

Pesan Menyentuh Bocah Tergemuk: Jangan Ada Lagi, Cukup Aria Saja

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Jakarta - Obesitas tidak hanya menyerang orang dewasa, anak-anak kini juga banyak yang mengalaminya. Seperti Aria Permana, atau sebelumnya sering ditulis sebagai Ariya, yang pada 2016 bobotnya pernah mencapai 192 kilogram.

Kini berbobot 109 kilogram, bocah penggemar tim sepakbola Liverpool ini sangat positif dan optimistis. Bahkan tak terlintas di pikirannya untuk berkecil hati atau bersedih akan kondisinya, yang pernah menyulitkannya untuk beraktivitas.

Ayah Aria, Ade Soemantri (42) sangat bersyukur akan semangat anak keduanya tersebut. Ia mengatakan peranan kedua orang tua memang besar, tapi semangat anak jauh lebih menentukan.

"Bahagia melihat Aria semangat, nggak pernah dengar kata mengeluh keluar dari Aria. Sama sekali," kata Ade, saat ditemui detikHealth di kediamannya di Kabupaten Karawang, baru-baru ini.



Harapannya nggak ada yang kaya Aria lagi, biar Aria aja, jangan sampai teman-teman nggak bisa main sama kaya Aria duluAria Permana - Bocah 'Tergemuk di Dunia'


Aria menargetkan bobotnya menjadi 80 kilogram di akhir tahun ini. Selain makan sehat, ia melakukan berbagai macam olahraga seperti sepak bola, voli, bulu tangkis, atau angkat beban menggunakan barbel.

Terkait dengan obesitas yang mulai banyak dialami anak-anak, Aria berharap tak akan ada lagi kasus kegemukan seperti yang menimpa dirinya.

"Harapannya nggak ada yang kaya Aria lagi, biar Aria aja, jangan sampai teman-teman nggak bisa main sama kaya Aria dulu," tutur Aria.

Telah mengganti pola makannya jadi lebih sehat, mi instan dan minuman manis yang menjadi penyebab kegemukannya sudah tersingkir dari menu sehari-harinya. Kini, makanan favoritnya adalah pecel lele buatan ibunya.

"Makan jangan terlalu banyak, jangan makan-makanan yang berminyak, jangan yang manis-manis, makan boleh tetapi harus ada batasnya," saran Aria, kini berusia 12 tahun.



[Gambas:Video 20detik]



(up/up)