Kamis, 08 Nov 2018 10:48 WIB

Mabuk Rebusan Pembalut

Soal Remaja Mabuk Rebusan Pembalut, KPAI Akan Telusuri Sumber Inspirasi

Aisyah Kamaliah - detikHealth
KPAI menyayangkan perilaku mabuk-mabukan dengan air rebusan pembalut (Foto: iStock) KPAI menyayangkan perilaku mabuk-mabukan dengan air rebusan pembalut (Foto: iStock)
Topik Hangat Mabuk Rebusan Pembalut
Jakarta - Kabar remaja yang mabuk dengan air rebusan pembalut dan popok di Jawa Tengah sampai ke telinga Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). KPAI pun menyayangkan hal tersebut dan akan mendalami informasi tersebut.

"Kami menyayangkan atas kejadian ini. KPAI akan mendalami beredarnya informasi tersebut. Inspirasinya darimana? Siapa yang mempengaruhi? Ini hal yang tentu perlu didalami," kata Dr Susanto, MA, Ketua KPAI dalam pesan singkat kepada detikHealth, Kamis (8/11/2018).



Susanto menjelaskan bahwa secara psikologis, usia-usia remaja masih rentan yang namanya coba-coba. Apalagi untuk hal yang sedang viral atau 'baru' bagi dirinya.

"Memang secara psikologis usia sekian merupakan usia rentan melakukan hal-hal yang membuat penasaran baginya dan mencoba yang dianggap baru. Nge-fly dengan rebusan pembalut tak seharusnya dilakukan," ungkapnya.

Sebelumnya, detikHealth telah mengonfirmasi kebenaran berita terswbut kepada Kepala Bidang Pemberantasaan (Kabid Brantas) BNNP Jateng AKBP Suprinanto. Menurutnya, kebanyakan anak tersebut bukan anak rumahan dan masih dalam tahap coba-coba.

"Iya, tertangkapnya sih cuma satu atau dua orang, namun ini mereka berkelompok. Kelompok ini bisa 6-10 orang," kata Suprinanto.

Kasus ini pun bukan yang pertama kali terjadi. Sebelumnya, kasus serupa pernah juga ditemukan di Karawang, Jawa Barat, dan juga Jogjakarta.

(ask/up)
Topik Hangat Mabuk Rebusan Pembalut
News Feed