Rabu, 28 Nov 2018 18:26 WIB

3 Infeksi Ini Rentan Menular ke Anak: HIV, Sifilis, dan Hepatitis B

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Sistem imun anak yang belum sempurna membuatnya rentan terkena penyakit infeksi. (Foto: Thinkstock) Sistem imun anak yang belum sempurna membuatnya rentan terkena penyakit infeksi. (Foto: Thinkstock)
Topik Hangat Hari AIDS Sedunia 2018
Jakarta - Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus), sifilis dan hepatitis B yang terjadi di kalangan ibu hamil di Indonesia mengancam kualitas ibu dan anak yang dikandungnya. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI, infeksi penyakit ini menular 90 persen pada anak.

Risiko penularan ibu ke anak untuk HIV yakni 20-45 persen, sifilis 69-80 persen dan hepatitis B lebih dari 90 persen.

"Awalnya pencegahan penularan hanya pada HIV, saat ini karena pola penularan yang sama maka dilakukan upaya pencegahan dan penanggulangannya bersama-sama atau triple eliminasi. Karena kalau menular ini akan menurunkan kualitas hidup anak," tutur Eny Gustina, Direktur Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan RI saat dijumpai di daerah Jakarta Selatan, Rabu (28/11/2018).



Pola penularan HIV, sifilis dan hepatitis B relatif sama, yaitu ditularkan melalui hubungan seksual, pertukaran atau kontaminasi darah, serta secara vertikal dari ibu dan anak. Menurut Eny, meski pemeriksaan ibu hamil sudah hampir 100 persen namun masih hambatan yang dihadapi.

"Kendalanya adalah pemeriksaan laboratorium dan air seni. Hal ini biasanya karena ibu hamil yang periksa di bidan tidak mendapatkan pemeriksaan darah atau tidak di rujuk ke puskesmas sehingga pemeriksaan tidak maksimal," tambahnya.

Selain itu adanya stigma yang masih terjadi menjadikan mereka tidak mau memeriksakan diri ke dokter atau tenaga kesehatan yang lainnya.

"Beberapa yang positif mereka sengaja melarikan diri. Jadi kadang di puskesmas juga masih mendapat perlakuan diskriminatif, misal susternya langsung bisik-bisik," katanya.

Eny juga menghimbau agar masyarakat lebih bisa teredukasi agar stigma yang melekat pada pengidap penyakit ini bisa dihilangkan agar penanganan dan eliminasi bisa berjalan dengan maksimal.

(fds/fds)
Topik Hangat Hari AIDS Sedunia 2018
News Feed