Senin, 24 Des 2018 10:02 WIB

Berbagai Alasan Nge-vape, Mulai dari Coba-coba Hingga Rokok Lebih Mahal

Widiya Wiyanti - detikHealth
Terbujuk rayu teman jadi salah satu alasan nge-vape. (Foto: iStock) Terbujuk rayu teman jadi salah satu alasan nge-vape. (Foto: iStock)
Topik Hangat Nge-Vape Lebih Sehat?
Jakarta - Tren rokok elektrik atau vape sudah mulai berkembang pesat di Indonesia, baik pada kalangan dewasa hingga remaja. Ada berbagai macam alasan orang untuk mengonsumsi vape, salah satunya ingin coba-coba.

Seperti Raka (23), yang sebelumnya tidak merokok, tetapi karena terbujuk rayu teman, mulailah ia mencoba dan hingga kini masih menjadi vaper setia.

"Awalnya sih nyoba nge-vape karena kalau lagi nongkrong gue nggak bisa ngerokok nih, nggak tahu memang nggak bisa saja ngerokok. Ada teman nge-vape, sebenarnya tahu sudah lama, melihat dia terus nyobain punya dia juga, ya sudah kenapa nggak beli saja vape," ujarnya kepada detikHealth.



Sama halnya dengan Deshana (26) yang mengaku alasan awal mencoba vape karena ingin coba-coba. Tetapi karena sebelumnya ia merokok konvensional, ia pun harus memilih untuk meninggalkan salah satunya.

"Jadi nge-vape juga ngerokok juga. Jadi gua akhirnya berhenti rokok, setelah gua coba-coba gua into vape banget nih. Lagian rokok lebih mahal," ungkapnya.

Alasan rokok konvensional lebih mahal daripada vape pun diutarakan Ardi (27). Dengan bermodalkan Rp 1,5 juta, Ardi sudah bisa membeli seperangkat vape untuk dirinya pada tahun 2015.

Meskipun tidak rutin nge-vape, namun Ardi mengatakan bahwa vape jelas lebih murah dibandingkan rokok konvensional yang ternyata menguras kantongnya saat ia masih duduk di bangku perkuliahan.

"Rokok sebungkus Rp 20-an, kalau sehari satu bungkus, sebulan berapa coba? Mahal," tuturnya.



Rasa ingin mencoba pun dialami Donny (37). Awalnya ia merokok sudah cukup lama, namun karena terserang asma, ia pun sempat berhasil berhenti merokok selama enam bulan.

Sangat disayangkan, keinginannya untuk merokok kembali mencuat. Dua tahun lalu, ia pun memutuskan untuk beralih pada rokok elektrik.

"Rokok udah mulai nggak enak, akhirnya menemukan itu (vape). Kan ada flavournya bisa macam-macam, buah-buahan segala macam. Nah di situ gua ngerasa liquid, uapnya itu nggak keras di tenggorokan, rasanya lebih smooth lah dari rokok," katanya.

Meskipun tahu bahwa vape sama berbahayanya dengan rokok bagi kesehatan, namun Donny merasa bahwa vape bisa membantunya untuk berhenti merokok.

Nah, kalau alasan kamu nge-vape apa nih? Tulis di kolom komentar ya!


Simak juga video 'Yakin Vape Lebih Aman dari Rokok Tembakau?':

[Gambas:Video 20detik]

Berbagai Alasan Nge-vape, Mulai dari Coba-coba Hingga Rokok Lebih Mahal
(wdw/up)
Topik Hangat Nge-Vape Lebih Sehat?
News Feed
CNN ID
×
Insight With Desi Anwar
Insight With Desi Anwar Selengkapnya