Senin, 07 Jan 2019 18:29 WIB

Pasien BPJS Tak Perlu Cemas, Akreditasi RS Diperpanjang Hingga Juni 2019

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Akreditasi RS akan diperpanjang hingga Juni 2019. Foto: Grandyos Zafna/detikHealth Akreditasi RS akan diperpanjang hingga Juni 2019. Foto: Grandyos Zafna/detikHealth
Topik Hangat Putus Kontrak RS-BPJS
Jakarta - Masyarakat di awal tahun 2019 dihebohkan dengan pemberitaan mengenai beberapa rumah sakit yang putus kerjasama dengan BPJS Kesehatan. Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek, menyatakan pemutusan kontrak ini dikarenakan perpanjangan akreditas dalam rangka kendali mutu rumah sakit.

"Kendali mutu di sini adalah dengan akreditasi rumah sakit. Akreditasi merupakan suatu perlindungan pemerintah untuk melindungi hak warga negara agar mendapat pelayanan untuk meningkatkan mutu di fasilitas kesehatan," ujarnya saat dijumpai pada konfrensi pers Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan di Kantor Kementerian Kesehatan Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (7/1/2019).



Menkes melanjutkan, dari 2.217 rumah sakit yang bekerjasama terdapat 1.759 yang belum terakreditasi. Saat ini, Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan dua surat rekomendasi perpanjangan kontrak kerja sama bagi rumah sakit yang belum terakreditasi melalui surat Menteri Kesehatan Nomor HK. 03.01/MENKES/768/2018 dan HK.03.01/MENKES/18/2019 untuk tetap dapat melanjutkan kerja sama dengan BPJS kesehatan. Surat rekomendasi diberikan setelah rumah sakit yang belum terakreditasi memberikan komitmen untuk melakukan akreditasi sampai dengan 30 Juni 2019.

"Kemenkes memberi kesempatan kepada RS yang belum melaksanakan akreditasi untuk melakukan pembenahan dan perbaikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris, menyatakan saat ini pihak BPJS Kesehatan dan Kemenkes menyepakati pemberian perpanjangan bagi rumah sakit yang belum akreditasi selama 6 bulan mendatang dan tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Untuk itu tentu dengan adanya kesepakatan ini masyarakat tidak perlu khawatir bisa berkunjung ke rumah sakit dengan normal seperti biasanya," pungkas Fahmi.

(kna/up)
Topik Hangat Putus Kontrak RS-BPJS