Rabu, 16 Jan 2019 12:24 WIB

Terdata 79 Anak di Indonesia Berubah Jenis Kelaminnya karena Ambigu

Widiya Wiyanti - detikHealth
Jenis kelamin yang kelihatan secara fisik terkadang belum tentu sesuai dengan kromosom (Foto: iStock) Jenis kelamin yang kelihatan secara fisik terkadang belum tentu sesuai dengan kromosom (Foto: iStock)
Topik Hangat Kelamin Ambigu 46,XY
Jakarta - Menurut penelitian yang dilakukan dokter anak dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Dr dr Andi Nanis Sacharina Marzuki, SpA(K), sejak 2013 ada sekitar 79 anak perempuan di Indonesia yang ternyata merupakan laki-laki.

Hal ini disebabkan mereka mengidap 46,XY Disorders of Sex Development (DSD). Yaitu kondisi seseorang terlahir dengan fisik tidak seperti laki-laki, misal tidak memiliki testis atau penis dan lebih terlihat seperti vagina namun tidak sempurna.

"Ada pasien umur 40 hari, lahir dibilang dokter anak perempuan. Ternyata pas mau disunat, bidan meraba ada benjolan, dia menduga mungkin testis. Pas diperiksa ke saya memang betul, ternyata dia 46,XY, bukan perempuan," ujarnya dr Nanis saat ditemui di FKUI Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (15/1/2019).



Menurut dr Nanis, untuk mendiagnosis kondisi tersebut cukup sulit. Dibutuhkan ketelitian tingkat tinggi saat tenaga kesehatan, seperti dokter anak dan bidan menentukan jenis kelamin bayi.

Sayangnya, kebanyakan pengidap 46,XY DSD ini terdiagnosis saat usianya sudah mencapai pubertas, yakni belasan tahun. Saat anak perempuan merasa ada yang salah dengan bentuk tubuhnya, misal testisnya yang mulai tumbuh.

"Banyakan setelah usia pubertas, 10 tahun ke atas. Ada 12 dari 14 anak didiagnosis sesudah pubertas, sisanya ada yang masih bayi," tandasnya.



Simak juga video 'Jalan 6 Bulan, Apa Jenis Kelamin Anak Meghan Markle?':

[Gambas:Video 20detik]


Terdata 79 Anak di Indonesia Berubah Jenis Kelaminnya karena Ambigu
(wdw/up)
Topik Hangat Kelamin Ambigu 46,XY