Rabu, 30 Jan 2019 10:33 WIB

Pelihara Cupang untuk Berantas Jentik, Hal-hal Ini Harus Diperhatikan

Firdaus Anwar - detikHealth
Ikan cupang peliharaan Satria (Foto: Firdaus/detikHealth) Ikan cupang peliharaan Satria (Foto: Firdaus/detikHealth)
Topik Hangat Serangan Nyamuk DBD
Jakarta - Cupang (Betta Sp.) dikenal sebagai ikan yang bisa diandalkan memberantas jentik nyamuk. Namun demikian ia tidak bisa ditempatkan di sembarang tempat. Menurut pembudidaya cupang, Satria (32), ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Pertama besarnya wadah minimal mampu menampung volume air cukup dengan ketinggian 5-6 sentimeter (cm) untuk tempat cupang hidup. Ini artinya cupang tidak cocok untuk tempat terlampau kecil seperti vas bunga mini.



Kedua adalah ketersediaan makanan. Selain jentik nyamuk, cupang bisa hidup dengan memangsa kutu air, pelet, atau cacing namun tidak bisa mengonsumsi alga. Artinya bila jentik tidak tersedia sang pemilik harus memastikan di tempat tersebut ada sumber makanan lain.

Sebagai perbandingan ikan guppy atau molly (Poecilia Sp.) misalnya bisa ditempatkan di tempat kecil tanpa terlalu diperhatikan karena mereka bisa hidup dengan makan alga yang tumbuh alami di air selain jentik nyamuk.

"Jadi kalau ditaruh di bak mandi kan enggak selalu (tiap tempat -red) ada juga jentiknya... Tapi kalau memang di tempatnya ada nyamuk itu didiemin pasti bakal ada jentik ya enggak apa-apa cemplungin aja," ujar pria pemilik akun Satria Cupang ini ketika ditemui di peternakan cupangnya di daerah Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Selasa (29/1/2019).

Terakhir adalah masalah reproduksi, ikan cupang peliharaan menurut Satria membutuhkan bantuan tangan manusia bila ingin beranak. Sekali lagi kontras dengan spesies iklan guppy atau molly yang bisa berkembang biak sendiri ketika ditempatkan pada satu wadah.

(fds/up)
Topik Hangat Serangan Nyamuk DBD
News Feed