Senin, 04 Feb 2019 16:54 WIB

Harus Aman, Begini Syarat Ruangan Radioterapi untuk Kanker

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi ruangan radioterapi. Foto: thinkstock Ilustrasi ruangan radioterapi. Foto: thinkstock
Topik Hangat Hari Kanker Sedunia
Jakarta - Radioterapi merupakan salah satu pengobatan kanker. Sekitar 60 persen pasien kanker dalam perjalanan pengobatan membutuhkan terapi dengan radiasi ini.

Karena menggunakan radiasi, tentunya tempat yang digunakan pun didesain secara khusus. Menurut Ketua Komite Penanggulangan Kanker Nasional (KPKN), Prof Dr dr Soehartati, SpRad, Onk.Rad, bangunan untuk radioterapi pun harus sesuai dengan standar pembangunan yang sudah ditetapkan oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN).

"Radioterapi itu adalah modalitas pengobatan dengan menggunakan sinar-X dengan energi diatas 1 mega volt. Rangenya antara 1-20 mega volt jadi diperlukan bangunan khusus agar sinarnya tidak keluar ruangan," ujarnya saat dihubungi detikHealth beberapa waktu lalu.



Ukuran ruangan dan tebal dinding untuk ruangan radioterapi pun ditentukan berdasarkan jenis alat yang ada di dalamnya, seperti alat radioterapi kobalt.

"Tebal dinding beton dengan densitas beda-beda. Standarnya kira-kira 2,5-3 meter di seluruh lapisan ruangan," tandasnya.

Ruangan radioterapi pun harus benar-benar aman dan terpisah dari ruangan lain karena menggunakan sinar dengan gelombang energi tinggi, seperti sinar-X, sinar gamma, proton, dan elektron.





(wdw/up)
Topik Hangat Hari Kanker Sedunia