Terkadang batuk juga bisa menjadi tanda bronkitis, yakni infeksi pada tabung bronkial yang membawa udara ke paru-paru. Namun untuk membedakannya dengan pneumonia, biasanya bronkitis gejalanya lebih berpusat pada batuk sedangkan pneumonia dibarengi dengan demam dan masalah pernapasan.
Berikut 4 tanda untuk mengenali tanda-tanda pneumonia selain batuk:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nyeri dada
|
Foto: Thinkstock
|
Akan tetapi jika nyeri dada yang dirasakan sangat tajam, bisa jadi karena efek peradangan dari pneumonia ke seluruh tubuh. Ada kemungkinan pneumonia bisa memicu serangan jantung.
Keringat dingin
|
Foto: Thinkstock
|
Gejala ini jangan dianggap remeh, karena juga bisa jadi tanda dari sepsis, sebuah komplikasi dari pneumonia yang terjadi sebagai respon adanya bakteri dalam darah.
Sakit kepala atau pusing
|
Foto: thinkstock
|
Sebagai efeknya, kamu akan merasa pusing atau linglung. Saat itu menjadi tanda terburuk bahwa kamu harus segera dirawat di rumah sakit karena pneumonia yang kamu idap sudah di luar kendali.
Tanda-tanda lainnya
|
Foto: iStock
|
Setiap pengidap pneumonia, baik bayi maupun orang dewasa bisa mengalami demam, menggigil atau sesak napas. Namun tanda-tanda pneumonia tak hanya itu, bahkan ada beberapa tanda lainnya yang tidak begitu spesifik.
Misalnya pada bayi, biasanya ada tanda-tanda sulit makan dan jadi dehidrasi. Anak-anak mungkin terlihat kehilangan nafsu makan. Balita terlihat sering menangis atau terlihat lemas. Pneumonia pada anak-anak juga bisa menyebabkan sakit perut dan muntah.
Halaman 2 dari 5











































