Musim Batuk, Ini 4 Tanda Bisa Jadi Pneumonia (2)

Musim Batuk, Ini 4 Tanda Bisa Jadi Pneumonia (2)

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Selasa, 12 Feb 2019 14:50 WIB
Musim Batuk, Ini 4 Tanda Bisa Jadi Pneumonia (2)
Foto: Thinkstock
Jakarta - Musim hujan menjadi cuaca yang tepat untuk menjamurnya batuk. Kondisi kesehatan satu ini sering dipandang sebelah mata, padahal batuk yang disertai demam bisa menjadi salah satu tanda infeksi paru-paru pneumonia.

Terkadang batuk juga bisa menjadi tanda bronkitis, yakni infeksi pada tabung bronkial yang membawa udara ke paru-paru. Namun untuk membedakannya dengan pneumonia, biasanya bronkitis gejalanya lebih berpusat pada batuk sedangkan pneumonia dibarengi dengan demam dan masalah pernapasan.

Berikut 4 tanda untuk mengenali tanda-tanda pneumonia selain batuk:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nyeri dada

Foto: Thinkstock
Nafas tersengal-sengal bisa membuat otot menjadi lelah, sehingga membuatnya terasa nyeri saat bernapas ataupun batuk. Pengidap pneumonia merasa tidak nyaman di daerah dada karena paru-paru telah terinfeksi.

Akan tetapi jika nyeri dada yang dirasakan sangat tajam, bisa jadi karena efek peradangan dari pneumonia ke seluruh tubuh. Ada kemungkinan pneumonia bisa memicu serangan jantung.

Keringat dingin

Foto: Thinkstock
Saat tubuh kita berusaha untuk melawan infeksi seperti pneumonia, kamu bisa mengalami keringat dingin berlebih dan kulit terasa lembab dan dingin saat disentuh.

Gejala ini jangan dianggap remeh, karena juga bisa jadi tanda dari sepsis, sebuah komplikasi dari pneumonia yang terjadi sebagai respon adanya bakteri dalam darah.

Sakit kepala atau pusing

Foto: thinkstock
Saat pneumonia menjadi sepsis, sistem imun tubuh mulai berantakan. Tekanan darah turun, pengeluaran urine rendah bahkan bisa berdampak pada kesehatan mentalmu.

Sebagai efeknya, kamu akan merasa pusing atau linglung. Saat itu menjadi tanda terburuk bahwa kamu harus segera dirawat di rumah sakit karena pneumonia yang kamu idap sudah di luar kendali.

Tanda-tanda lainnya

Foto: iStock

Setiap pengidap pneumonia, baik bayi maupun orang dewasa bisa mengalami demam, menggigil atau sesak napas. Namun tanda-tanda pneumonia tak hanya itu, bahkan ada beberapa tanda lainnya yang tidak begitu spesifik.

Misalnya pada bayi, biasanya ada tanda-tanda sulit makan dan jadi dehidrasi. Anak-anak mungkin terlihat kehilangan nafsu makan. Balita terlihat sering menangis atau terlihat lemas. Pneumonia pada anak-anak juga bisa menyebabkan sakit perut dan muntah.

Halaman 2 dari 5

Nafas tersengal-sengal bisa membuat otot menjadi lelah, sehingga membuatnya terasa nyeri saat bernapas ataupun batuk. Pengidap pneumonia merasa tidak nyaman di daerah dada karena paru-paru telah terinfeksi.

Akan tetapi jika nyeri dada yang dirasakan sangat tajam, bisa jadi karena efek peradangan dari pneumonia ke seluruh tubuh. Ada kemungkinan pneumonia bisa memicu serangan jantung.

Saat tubuh kita berusaha untuk melawan infeksi seperti pneumonia, kamu bisa mengalami keringat dingin berlebih dan kulit terasa lembab dan dingin saat disentuh.

Gejala ini jangan dianggap remeh, karena juga bisa jadi tanda dari sepsis, sebuah komplikasi dari pneumonia yang terjadi sebagai respon adanya bakteri dalam darah.

Saat pneumonia menjadi sepsis, sistem imun tubuh mulai berantakan. Tekanan darah turun, pengeluaran urine rendah bahkan bisa berdampak pada kesehatan mentalmu.

Sebagai efeknya, kamu akan merasa pusing atau linglung. Saat itu menjadi tanda terburuk bahwa kamu harus segera dirawat di rumah sakit karena pneumonia yang kamu idap sudah di luar kendali.

Setiap pengidap pneumonia, baik bayi maupun orang dewasa bisa mengalami demam, menggigil atau sesak napas. Namun tanda-tanda pneumonia tak hanya itu, bahkan ada beberapa tanda lainnya yang tidak begitu spesifik.

Misalnya pada bayi, biasanya ada tanda-tanda sulit makan dan jadi dehidrasi. Anak-anak mungkin terlihat kehilangan nafsu makan. Balita terlihat sering menangis atau terlihat lemas. Pneumonia pada anak-anak juga bisa menyebabkan sakit perut dan muntah.

(frp/up)

Berita Terkait