Rabu, 27 Mar 2019 20:33 WIB

Tak Perlu Meratapi Ukuran Mr P, Terlalu Besar Bisa Saja Ini Penyebabnya

Firdaus Anwar - detikHealth
Mr P berukuran besar belum tentu membanggakan (Foto: iStock) Mr P berukuran besar belum tentu membanggakan (Foto: iStock)
Topik Hangat Heboh Ukuran Mr P
Jakarta - Kadang memiliki kelamin yang terlalu besar tidak menguntungkan bagi pria. Contohnya ketika seorang pria di Probolinggo, Jawa Timur, dituduh jadi penyebab kematian istri karena penisnya terlalu besar, hal yang kemudian dibuktikan tidak benar.

"Setelah difasilitasi antara pelapor dan terlapor, dan melihat secara langsung ukuran alat kelamin yang dikira besar, ternyata ukuran standar orang Asia, jadi saat itu juga mertua mencabut laporannya dan saling memaafkan." kata Kasat Reskrim Polres Probolinggo, AKP Riyanto, Rabu (27/3/2019).

Terkait hal tersebut sebetulnya ada beberapa kondisi yang memang bisa membuat penis kamu membesar. Apa saja itu? Berikut rangkumannya:



1. Filariasis

Filariasis atau kaki gajah merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi cacing parasit. Ahli parasitologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof Dr Agnes Kurniawan, SpMK, menyebut penyakit ini bisa menyerang kelamin pria menyebabkan pembengkakan pada skrotum atau buah zakar.

Menurut Prof Agnes pada tahun 2015 lalu kasus filariasis buah zakar banyak ditemukan di daerah Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Maka muncul ungkapan 'kawin dulu sebelum buah kamu besar'. Akibatnya, di sana banyak kasus kawin muda," kata Prof Agnes beberapa waktu lalu.

2. Sel darah sabit

Orang-orang dengan penyakit sel darah sabit bentuk keping darahnya memiliki kelainan tidak bulat pipih dengan cekungan di tengah. Nah karena bentuk darah yang tidak normal ini ada kemungkinan bagi sel darah terjebak dan menumpuk di penis.

Seorang remaja di Amerika Serikat (AS) dilaporkan dalam jurnal Sexual Medicine memiliki penis mirip seperti bola Rugby dengan ukuran panjang 17,78 cm dan lingkar 25,4 cm karena kondisi ini.



3. Penis patah

Penis dalam kondisi ereksi bisa patah ketika menghadapi tekanan di luar batas. Saat penis patah yang terjadi biasanya adalah terjadi sobekan pada organ corpus cavernosum, bagian yang menampung darah di penis.

Darah dapat mengalir keluar menyebabkan penis membengkak disertai dengan rasa nyeri hebat.

4. Sengatan serangga

Gigitan dari laba-laba genus Phoneutria diketahui dapat memicu kondisi priapismus pada pria ditandai dengan ereksi berkepanjangan akibat aliran darah yang terperangkap di penis. Kondisi ini dapat berlangsung selama beberapa jam.

Peneliti menyebut kemungkinan gen racun yang disebut PnTx2-6 bertanggung jawab memicu efek tersebut.

(fds/up)
Topik Hangat Heboh Ukuran Mr P