Selasa, 02 Apr 2019 07:55 WIB

Beragam Pilihan Minyak untuk Pijat: Baby Oil Hingga Geprekan Jahe, Pilih Mana?

Rosmha Widiyani - detikHealth
Ada beragam pilihan minyak untuk pijat (Foto: iStock)
Jakarta - Berbagai praktik pengobatan alternatif kerap menggunakan minyak terapi dalam praktiknya. Minyak yang digunakan sangat beragam jenisnya, ada yang dibuat dari ramuan turun menurun.

"Bagi yang ingin pijat, minyak bisa menimbulkan rasa nyaman dan membantu mengusir pegal-pegal. Minyak juga saya gunakan dalam praktik bekam karena bersifat anti nyeri dan anti radang," kata seorang praktisi pengobatan tradisional dari ATTIN (Asosiasi Terapis Thibbun Nabawi Indonesia), Nurhayati pada detikHealth, baru-baru ini.



Penggunaan minyak juga memudahkan pemijat dalam menerapkan praktik kesehatan. Menurut Nurhayati, minyak memungkinkan gerakan jempol dan jari lainnya lebih mudah dan tetap terasa nyaman. Minyak sebaiknya bisa diserap kulit sehingga permukaannya tidak terlalu licin.

Minyak terapi sebetulnya bisa diganti bahan lain yang sama-sama menyediakan rasa nyaman, hangat, dan aroma yang enak. Nurhayati mencontohkan penggunaan mineral oil misal minyak bayi (baby oil) yang ditambah geprekan jahe atau sereh (serai).

Terlepas dari jenis minyak yang dipilih, Nurhayati mengingatkan untuk tetap mempertimbangkan keamanan produk. Minyak yang digunakan harus teregitrasi di Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan halal bagi yang yakin.

[Gambas:Video 20detik]



Kamu punya pilihan minyak favorit untuk penyembuhan? Bagikan di kolom komentar.

(up/up)