Mereka dengan diabetes diharuskan menjaga kadar gula darah tetap dalam kondisi stabil. Maka dari itu, tidak jarang pengidap diabetes memiliki alat pengukur kadar gula darah atau glukometer.
Dokter dari Divisi Metabolik Endokrin Departemen Ilmu Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr Wismandari Wisnu, SpPD, K-EMD, FINASIM menyarankan setiap pengidap diabetes yang berpuasa harus rutin mengecek kadar gula darah sesering mungkin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain di waktu-waktu itu, pengidap diabetes juga harus mengecek kadar gula darahnya saat merasakan adanya gejala hipoglikemik atau kadar gula darah rendah di bawah 70 mg/dL.
Gejalanya meliputi tubuh gemetar, keringat dingin, berdebar-debar, rasa lapar, bingung, sakit kepala, bahkan tidak sadar.
"Itu kemungkinan hipoglikemik. Jangan dipaksa, langsung buka saja," sarannya.











































