Minggu, 12 Mei 2019 15:11 WIB

Sedang Puasa, Kapan Waktu yang Tepat untuk Cek Gula Darah?

Widiya Wiyanti - detikHealth
Untuk hasil yang akurat, tes gula darah harus dilakukan pada waktu-waktu tertentu (Foto: shutterstock) Untuk hasil yang akurat, tes gula darah harus dilakukan pada waktu-waktu tertentu (Foto: shutterstock)
Jakarta - Puasa diwajibkan bagi seluruh kaum Muslim, begitu juga kaum Muslim yang mengidap suatu penyakit, misalnya diabetes. Pengidap diabetes tentu saja tidak bisa sembrono dalam berpuasa.

Mereka dengan diabetes diharuskan menjaga kadar gula darah tetap dalam kondisi stabil. Maka dari itu, tidak jarang pengidap diabetes memiliki alat pengukur kadar gula darah atau glukometer.

Dokter dari Divisi Metabolik Endokrin Departemen Ilmu Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr Wismandari Wisnu, SpPD, K-EMD, FINASIM menyarankan setiap pengidap diabetes yang berpuasa harus rutin mengecek kadar gula darah sesering mungkin.

"Ini jam-jam yang disarankan periksa gula. Bisa memprediksi aman atau nggaknya pas sahur, pagi hari, tengah hari, sore-sore, sebelum buka puasa, 2 jam setelah buka," sebut dr Wisma saat ditemui di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2019).



Selain di waktu-waktu itu, pengidap diabetes juga harus mengecek kadar gula darahnya saat merasakan adanya gejala hipoglikemik atau kadar gula darah rendah di bawah 70 mg/dL.

Gejalanya meliputi tubuh gemetar, keringat dingin, berdebar-debar, rasa lapar, bingung, sakit kepala, bahkan tidak sadar.

"Itu kemungkinan hipoglikemik. Jangan dipaksa, langsung buka saja," sarannya.

(wdw/up)