Senin, 15 Jul 2019 15:54 WIB

Kenali Silent Stroke, Gejalanya Tak Terlihat Namun Berbahaya

Kintan Nabila - detikHealth
Stroke tak selalu disertai gejala yang kasat mata (Foto: Thinkstock) Stroke tak selalu disertai gejala yang kasat mata (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Penyakit stroke biasanya ditandai dengan kelumpuhan pada bagian anggota tubuh. Namun tidak selalu demikian, beberapa orang juga bisa mengalami stroke tanpa gejala tersebut.

Menurunnya daya ingat dan kaburnya penglihatan merupakan kondisi yang lazim dialami oleh setiap lansia. Siapa sangka, kondisi ini juga bisa menandakan 'stroke senyap'?

Dokter spesialis saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RS PON), dr Silvia Francina Lumempoew, SpS(K) mengatakan kondisi tersebut sering terjadi pada lansia.

"Ada yang namanya silent stroke. Pasien ini keliatan segar tapi fungsi kognitifnya menurun," katanya saat jumpa pers HUT ke-5 RS PON, Senin (15/7/2019).



Ia juga menambahkan, bahwa sesuai namanya, gejala silent stroke kerap tidak terlihat karena penyumbatan pembuluh darah tidak terjadi pada bagian otak yang mengontrol fungsi berbicara dan bergerak.

"Kalau dia kenanya di pusat bergerak, langsung lumpuh separuh. Kalau dia cuma terkena di daerah cabang besar tapi daerah silent. Pasien tiba-tiba agak kabur pegelihatannya dan daya ingat menurun. Dia enggak merasakan dia stroke. Ternyata kena di daerah pusat penglihatan dan memori," katanya.

dr Silvia mengatakan, kasus ini kerap terjadi pada pasien yang tidak pernah melakukan deteksi dini seperti menunda-nunda medical check up.

"Deteksi dini, lakukan brain check up untuk memeriksa apakah ada gangguan silent stroke atau indikasi penyakit lain." pungkasnya.



Simak Video "Cerita Penulis Vabyo Kena Stroke di Usia 35 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)