Rabu, 24 Jul 2019 15:00 WIB

Salurkan Obat Palsu ke 197 Apotek, Kantor PT JKI di Jaktim Sepi

Adelia Putri - detikHealth
Kantor PT JKI di Jakarta Timur tampak sepi tidak ada aktivitas (Foto: Adelia Putri/detikHealth) Kantor PT JKI di Jakarta Timur tampak sepi tidak ada aktivitas (Foto: Adelia Putri/detikHealth)
Jakarta - Pedagang Besar Farmasi (PBF) PT Jaya Karunia Investindo (JKI) kedapatan membuat dan mendistribusikan obat palsu ke apotek-apotek di Jabodetabek. Rekomendasi pencabutan izin dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Hasil investigasi Badan POM bersama Bareskrim POLRI mengungkapkan bahwa obat yang telah dikemas ulang tersebut, didistribusikan melalui Pedagang Besar Farmasi (PBF) PT. Jaya Karunia Investindo (JKI) yang dimiliki oleh pelaku ke apotek-apotek yang berada di wilayah Jabodetabek," tulis BPOM, dikutip pada Selasa (23/7/2019).

Dalam surat yang dikeluarkan BPOM, PT JKI beralamatkan di Jl Kayu Putih IV, Jakarta Timur. PBF ini disebut telah mendistribusikan obat palsu selama 3 tahun dengan nilai transaksi Rp 400 juta perbulan.



Pantauan detikHealth pada Rabu (24/07/2019), kantor PT JKI terlihat sepi. Kantor yang terletak di sebuah ruko berlantai tiga itu hanya membuka separuh rolling door.

Hanya separuh rolling door yang terbuka. Tidak seorangpun bersedia diwawancara.Hanya separuh rolling door yang terbuka. Tidak seorangpun bersedia diwawancara. Foto: Adelia Putri/detikHealth


Sekitar pukul 12.30 WIB, ada seorang satpam PT JKI yang sedang berjaga di depan. Saat ditemui detikHealth, tidak ada satupun yang bersedia untuk diwawancarai dan memberi komentar.

"Maaf Mbak tidak boleh foto-foto," kata seorang pria yang tidak ingin disebutkan namanya saat ditemui detikHealth di kantor PT JKI.

Meski pintu terlihat terbuka setengah, tak nampak aktivitas apapun di pabrik tersebut. Dari kabar terbaru disebut bahwa pemilik PT JKI telah ditangkap oleh pihak kepolisian karena kasus peredaran obat palsu.



Simak Video "Hati-hati! Obat Penyakit Diabetes Paling Banyak yang Dipalsukan"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)