Senin, 12 Agu 2019 17:51 WIB

'Bilang Catcalling Wajar, Tapi Marah-marah Kalau Istri Jadi Korban'

Kintan Nabila - detikHealth
Ada yang menganggap catcalling pelecehan, ada pula yang merasa biasa saja. Kamu yang mana? (Foto: iStock) Ada yang menganggap catcalling pelecehan, ada pula yang merasa biasa saja. Kamu yang mana? (Foto: iStock)
Jakarta - Pendapat pembaca detikHealth catcalling terbelah. Ada yang menganggapnya sebagai pelecehan, ada juga yang menganggapnya biasa saja selama masih dalam batas 'wajar'.

Mereka yang menganggap catcalling wajar beranggapan bahwa perilaku tersebut adalah upaya untuk menarik perhatian lawan jenis. Pendek kata, perilaku ini dianggap naluriah dan alamiah.

"Tergantung kalau yang suit-suitin ganteng mah, seneng-seneng aja," tulis pembaca dengan akun Bang Cat.

Catcalling bisa saja dianggap wajar, tanpa adanya konotasi seksual dan maksud untuk melecehkan. Asal dilakukan dalam batasannya, benarkah catcalling bisa dimaklumi?

"Masih dalam batas wajar... sepanjang tidak melanggar batas norma yang berlaku di masyarakat setempat," kata pemilik akun 'Iwan Best Setiawan'



Tapi tentu saja tidak semua sependapat. Beberapa yang lain dengan tegas mengatakan tidak ada 'batas wajar' untuk catcalling. Salah seorang pembaca, Sony Sugiri, menyinggung kemungkinan perilaku tersebut menimpa saudara perempuan atau pasangan sendiri.

"Ya tetep pelecehan judulnya. Kalau ada cowok yang bilang wajar, cek deh, 100 persen pasti ngamuk kalau cewek atau istrinya yang jadi korban," tulisnya.

Hmmm... iya juga ya?



Simak Video "Cara Makan Gorengan Tanpa Bikin Kolesterol Tinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)
News Feed