Minggu, 18 Agu 2019 18:28 WIB

Masih Soal Akar Bajakah, Kemenkes Dorong Penelitian Lebih Lanjut

Rosmha Widiyani - detikHealth
Di lapak online mulai banyak yang menjual akar bajakah (Foto: detikHealth) Di lapak online mulai banyak yang menjual akar bajakah (Foto: detikHealth)
Topik Hangat Bajakah Tanaman Apa?
Jakarta - Kementerian Kesehatan berniat melakukan penelitian lebih dalam terkait manfaat bajakah untuk kanker payudara. Namun, belum ada perencanaan yang lebih detail maupun tindakan yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Akan kita gali ya. Kita akan coba telaah dan teliti, karena yang namanya kekayaan nusantara memang harus digali. Tentunya kita lakukan sesuai ranah Kementerian Kesehatan," kata Sekretaris Jenderal Kemenkes Oscar Primadi, MPH pada Sabtu (17/08/2019).

Telaah dan penelitian diarahkan pada efek yang sebetulnya ditimbulkan bajakah. Selanjutnya tanaman bisa digunakan dosis yang tepat sesuai efek yang ditimbulkan, apakah bersifat terapi, suportif, atau pengobatan.

Oscar mengatakan, telaah lebih dalam sebetulnya juga diterapkan pada tanaman obat lainnya. Studi mendalam merupakan langkah pengembangan selanjutnya untuk pemanfaatan herba, termasuk bajakah.



Rencana dan pentingnya riset lanjutan juga dikatakan Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Engko Sosialine Magdalene. Riset pertama yang sudah dilakukan untuk bajakah bersifat seleksi awal atau penapisan.

"Baru penapisan ya. Tapi kita tidak bisa menurunkan semangat peneliti muda yang sudah memulai langkah awal. Perlu ada riset lanjutan dan untuk sampai obat ada banyak tahap yang harus dilalui," kata Engko.

Terkait riset lanjutan soal bajakah mungkin akan dilakukan bersama Badan Penelitian Pengembangan dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Riset inilah yang akan menentukan apakah bajakah bisa menjadi obat untuk kanker.



Simak Video "Kenali Metastasis dan Proteksi Dini Tumor Ganas"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)
Topik Hangat Bajakah Tanaman Apa?