Rabu, 25 Sep 2019 12:01 WIB

Viral Jinakkan Gas Air Mata ala Demonstran Hong Kong, Dokter Sebut Berisiko

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Demonstran Hong Kong berusaha menjinakkan gas air mata (Foto: REUTERS/Athit Perawongmetha)
Topik Hangat Terkepung Gas Air Mata
Jakarta - Menyusul kejadian maraknya demo mahasiswa, beberapa pengguna media sosial ramai membagikan video tentang bagaimana demonstran di Hong Kong menghadapi gas air mata. Tampak pedemo berusaha memadamkan gas dengan memegang kanister atau selongsong yang masih berasap dan menaruhnya di wadah tertutup.

Terkait hal tersebut praktik memegang selongsong gas air mata dikatakan oleh ahli kesehatan kulit dr I Gusti Nyoman Darma Putra, SpKK, dari DNI Skin Centre sebetulnya tindakan berisiko. Ini karena seseorang akan memaparkan diri terhadap sumber yang bisa menimbulkan luka bakar panas dan kimiawi.



Gas air mata biasanya mengandung senyawa bernama ortho-chlorobenzylidene malonitrite (CS) dan bekerja dengan mengubahnya menjadi gas menggunakan panas. Oleh karena itu granat gas air mata yang aktif bisa memiliki suhu tinggi.

"Gas air mata itu komponen ilmiahnya namanya ortho-chlorobenzylidene malonitrite singkatannya CS. Sedangkan kanister gas air mata itu isinya enggak cuma CS saja tapi ada charcoal, ada pottasium nitrate, dan potasium chloride magnesium carbonat. Fungsinya kanister ini adalah untuk membakar CS supaya jadi gas, jadi apabila kontak langsung dengan kulit dapat menimbulkan iritasi dan luka bakar," papar dr Darma pada detikcom, Rabu (22/9/2019).

Selain luka bakar karena panas seseorang yang nekat memegang selongsong gas air mata juga berisiko mengalami luka bakar kimiawi. Menurut dr Darma biasanya ini terjadi pada saluran mukosa pernapasan karena iritasi yang ditimbulkan oleh zat CS.

"Jadi ada 3 mekanisme dari injury tear gas. Satu luka bakar karena ledakan bom air mata di dekat korban, dua luka bakar karena kontak dengan kanister, dan tiga luka bakar kimia karena CS-nya biasa di mukosa tapi pada korban yg kena muncratan air CS dari kanister bisa luka iritasi pada kulit," pungkasnya.



Simak Video "Keresahan Dokter Perihal Thermo Gun yang Ditembak di Tangan "
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)
Topik Hangat Terkepung Gas Air Mata