Rabu, 08 Jan 2020 14:27 WIB

Viral Larangan Merokok Khusus Mahasiswi, Dokter Ingatkan Kanker Tak Pilih Kasih

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Papan larangan merokok ini viral karena hanya melarang mahasiswi (Foto: Nurul Khotimah/detikHealth) Papan larangan merokok ini viral karena hanya melarang mahasiswi (Foto: Nurul Khotimah/detikHealth)
Jakarta - Ramai diperbincangkan di media sosial tentang larangan merokok bagi mahasiswi di lingkungan kampus Universitas Pamulang, Tangerang Selatan. Tak pelak, larangan ini menuai kontroversi karena pada dasarnya rokok juga bahaya bagi laki-laki.

Ahli kanker yang juga spesialis patologi anatomi dari Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Padang, dr Noza Hilbertina, M Biomed, SpPA, mengatakan pelarangan untuk tidak merokok di Universitas Pamulang tersebut salah kaprah kalau hanya dialamatkan khusus untuk mahasiswi.

"Kalau kaya gini seharusnya yang dilarang itu semuanya, baik cowok dan cewek. Karena satu, rokok itu bukan hanya berdampak buruk pada orang yang merokok, tapi juga pada orang yang disekitarnya kan. Jadi perokok pasif, dia akan menghisap asap dari rokok itu sendiri kan," kata dr Noza saat ditemui detikcom di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Rabu (8/1/2020).

dr Noza pun menjelaskan bahaya merokok itu bisa menyebabkan berbagai macam kanker tak hanya pada wanita, tetapi juga pada pria.


Papan larangan merokok khusus mahasiswi ini terpajang di kantin kampus.Papan larangan merokok khusus mahasiswi ini terpajang di kantin kampus. Foto: Nurul Khotimah/detikHealth

"Rokok itu sendiri kan yang paling kuat kolerasinya itu kan kanker paru. Tapi kemudian ternyata rokok itu dari penelitian-penelitian pantologi juga berhubungan dengan salah satunya kanker usus besar, di samping kanker lainnya seperti kanker serviks juga karena rokok," ucap dr Noza.

Banyaknya kandungan zat berbahaya pada rokok, dapat membuat berbagai macam sel di dalam tubuh berubah menjadi jahat dan memicu kanker.

"Rokok itu kan komponen yang kita hisap itu banyak banget, nah komponen yang banyak itu nanti yang akan merubah komponen molekul dari sel kita," jelasnya.

"Mengubah DNA kita jadi berubah sifat, sehingga sel yang berubah sifat jadi di luar kendali, nah itu yang jadi sel kanker," pungkasnya.



Simak Video "Bersiteguh Vape Aman, Vaper Ramai-ramai Pamer Rontgen Dada"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)