Senin, 24 Feb 2020 12:29 WIB

Mitos-mitos Sesat Soal Kandungan, Salah Satunya Berenang Bisa Bikin Hamil

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
ibu hamil di air atau di kolam Hamil gara-gara sperma di kolam renang? Dipastikan itu hoax. (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Mitos-mitos seputar kehamilan masih menjamur di masyarakat. Meski beberapa mulai ditinggalkan, sederet anggapan tabu mengenai kehamilan masih sering diperbincangkan.

Kebanyakan mitos yang beredar seputar kehamilan kerap kali tak terbukti. Misalnya makan kacang saat hamil akan bikin bayi mengalami alergi dan pantangan untuk tidak membeli baju bayi sebelum kehamilan berusia 7 bulan.

Belum lama ini seorang Komisioner KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) juga mengingatkan wanita untuk tidak berenang di kolam renang karena bisa bikin hamil yang tentunya adalah mitos.

Berikut mitos nyeleneh seputar kehamilan dirangkum dari berbagai sumber.

1. Kolam renang bisa bikin hamil

Komisioner KPAI belum lama ini membuat pernyataan bahwa wanita diimbau untuk tidak berenang di kolam renang bersama pria karena akan menyebabkan kehamilan.

American Pregnancy menjelaskan bahwa sperma di kolam renang, bak mandi atau bak mandi air panas, tidak mungkin mampu masuk ke dalam bagian organ intim wanita dan menyebabkan kehamilan. Selain itu dr Dinda Dermaisya, SpOG, dari Medistra Hospital, menjelaskan sperma tidak mungkin bertahan di dalam kolam renang. Beberapa faktor bisa menjadi penyebabnya.

"Kaporit pada kolam renang akan mengoksidasi kuman-kuman (termasuk kalau ada yang gila mau ejakulasi di dalam kolam) sehingga terjadi degradasi protein sampai mati," jelasnya

2. Makan nanas bikin keguguran

Banyak yang menganggap makan nanas dapat menyebabkan masalah kehamilan dan keguguran terutama saat hamil muda. Akibatnya buah yang kaya vitamin C ini kerap dihindari ibu hamil.

Dikaitkannya nanas dengan keguguran karena nanas mengandung enzim bromelain. Enzim bromelain ini bersifat proteolitik, yaitu dapat menguraikan protein. Karena janin terbentuk dari protein maka mengkonsumsi nanas dikhawatirkan dapat menyebabkan perdarahan dan keguguran.

Faktanya jumlah enzim bromelain dalam nanas sangat kecil sekali sehingga mengonsumsi nanas dalam jumlah yang lazim tidak mungkin menyebabkan perdarahan atau keguguran. Enzim bromelain yang terkandung dalam nanas mungkin baru akan menyebabkan masalah jika dikonsumsi sebanyak 7-10 buah nanas utuh pada satu waktu.

Selanjutnya
Halaman
1 2