Selasa, 26 Mei 2020 14:31 WIB

Masker Kain Dilapis Tisu Ngehits di Era New Normal, Efektif Tangkal Corona?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Para pedagang berjualan masker kain di kawasan Pasar Jombang Sudimara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten (15/4/2020). Pedagang masker kain marak sebagai dampak pandemi COVID-19 dan kewajiban bermasker selama masa PSBB. Masker kain dijual dengan harga mulai Rp 5.000 hingga Rp 15.000 tergantung bahan dan jumlah lapisan kain. Masker kain. (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Saat ini pemerintah menganjurkan seluruh warga mengenakan masker kain sebagai upaya untuk mencegah penularan COVID-19 terutama di era 'new normal'. Bahan yang digunakan untuk membuat masker kain pun beragam, mulai dari katun, scuba, linen, kain lap, atau sarung bantal.

Para ahli menyebut masker kain yang efektif harus disertai dengan filter. Penggunaan filter pada masker kain selain untuk menahan partikel juga mampu membuat penggunanya merasa lebih nyaman saat bernapas.

Selain itu penting untuk diingat bahwa filter yang digunakan pun harus diganti secara berkala. Filter harus diapit di antara dua lapisan kain untuk mencegah inhalasi bahan filter.

"Penting juga untuk memilih kain yang memungkinkan pernapasan tidak terhalang dan tidak memiliki jumlah serat yang tinggi atau bahan sintetis lainnya yang bisa terhirup," jelas dr Sudeb C. Dalai dari Universitas Stanford dikutip dari HuffPost.

Meskipun instruksi CDC untuk membuat masker wajah termasuk memasukkan penyaring kopi, internis Nate Favini mengatakan bahan seperti penyaring kopi atau tisu bahkan jika berlapis-lapis pun sangat tidak efektif menyaring partikel mikroskopis.

Namun bukan berarti tak bisa digunakan, terutama jika hanya bahan itu yang Anda miliki. Penggunaan tisu sebagai filter memiliki sifat filtrasi yang kurang baik sehingga hanya cocok untuk sekali pakai saja.

Tentu tak hanya memakai masker. Masyarakat tetap harus menerapkan social distancing dan jaga jarak minimal 2 meter dan rutin mencuci tangan sebagai upaya pencegahan virus Corona.



Simak Video "Catat! Standar SNI untuk Masker Kain: Minimal Dua Lapis"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)