ADVERTISEMENT

Kamis, 25 Jun 2020 12:39 WIB

Kementan Pastikan Belum Ada Wabah Listeria Akibat Jamur Enoki di Indonesia

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
3 resep jamur enoki yang enak dan gampang dibuat Ilustrasi jamur enoki yang sebabkan KLB listeria di AS. (Foto: iStock)
Jakarta -

Jamur enoki jadi perhatian setelah dikaitkan dengan wabah listeria di beberapa negara. Di Amerika Serikat sendiri, jamur enoki menyebabkan 31 orang dirawat dan 4 orang meninggal dunia setelah mengonsumsi jamur enoki yang terkontaminasi bakteri Listeria monocytogenes.

Indonesia telah mendapatkan informasi mengenai wabah Listeria yang disebabkan jamur enoki. Dari hasil penelusuran, beberapa produk asal Korea Selatan yang terkontaminasi bakteri listeria. Meski demikian, Kementerian Pertahanan Pangan RI (Kementan) memastikan belum ada kasus wabah listeria di Indonesia.

"Sampai dengan hari ini di Indonesia belum ditemukan adanya kasus KLB karena kontaminasi bakteri dari jamur enoki tersebut," demikian dalam rilis Kementan yang diterima detikcom, Kamis (25/6/2020).

Sebagai langkah antisipasi, Badan Karantina Pertanian melakukan peningkatan pengawasan keamanan pangan jamur enoki asal Korea Selatan. Pelaku usaha juga diminta menerapkan praktek sanitasi higiensi di seluruh tempat dan rantai produksi untuk meminimalisir kontaminasi bakteri di pangan.

Listeria adalah infeksi serius yang disebabkan oleh bakteri Listeria monocytogenes. Orang biasanya sakit setelah makan makanan yang terkontaminasi.

Gejala listeria biasanya tidak muncul sekitar satu sampai empat minggu setelah seseorang makan makanan yang terkontaminasi. Beberapa orang bahkan melaporkan gejala 70 hari setelah terpapar bakteri.

Gejala listeria meliputi sakit kepala, leher kaku, kehilangan keseimbangan, kebingungan, dan sakit serta demam. Wanita hamil biasanya hanya mengalami demam dan gejala mirip flu lainnya, tetapi infeksi listeriosis dapat menyebabkan keguguran.



Simak Video "Mengandung Bakteri Listeria, Kementan Musnahkan Jamur Enoki"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT