Kamis, 16 Jul 2020 13:20 WIB

3 Alasan Celana Dalam yang Sudah Melar Terasa Lebih Nyaman

Elsa Himawan - detikHealth
woman viewed from a washing machine with a funny grim Celana dalam yang sudah melar kadang terasa lebih nyaman (Foto: Getty Images/iStockphoto/Victoria Labadie - Fotonomada)
Jakarta -

Celana dalam adalah bagian dari kelengkapan berpakaian yang juga bisa melindungi area tubuh yang sensitif. Selain faktor kesehatan, kenyamanan juga menjadi pertimbangan dalam memilih celana dalam.

Setiap orang tentunya memiliki kenyamanan yang berbeda-beda dalam menilai pemakaian celana dalam. Ada yang menyukai pemakaian celana dalam yang ketat, ada juga yang menyukai celana dalam longgar walaupun itu berarti dipakai sampai melar.

Sebetulnya, celana dalam longgar memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Hanya saja kalau dipakai sampai melar, secara estetika terkadang agak mengganggu. Tetapi mungkin tidak terlalu jadi masalah, karena posisinya selalu tersembunyi.

Celana dalam yang sudah melar terkadang terasa lebih nyaman karena beberapa alasan sebagai berikut:

1. Pada pria, meningkatkan produksi sperma

Dikutip dari NDTV Health, sebuah penelitian menyebut pria yang mengenakan celana dalam lebih longgar memproduksi jumlah sperma yang lebih banyak ketimbang pria yang menggunakan celana dalam ketat.

Penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di sekolah kesehatan Harvard T H Chan School of Public Health ini menyatakan dari total 656 pria, pria yang memakai celana dalam longgar memiliki jumlah sperma 25 persen lebih banyak dan mengeluarkan sperma 17 persen lebih banyak saat ejakulasi.

2. Bebas blister di pinggang

Celana dalam yang terlalu ketat seringkali menimbulkan efek yang tidak nyaman, misalnya blister di area pinggang. Menurut Alyssa Dweck, MD, ob-gyn di Westchester County, New York, mengenakan celana dalam ketat juga dapat menimbulkan gesekan atau ketidaknyamanan di area selangkangan. Akibatnya, menimbulkan efek iritasi.

3. Tak khawatir hilang

Mungkin terdengar konyol. Kamu akan bertanya-tanya, "memangnya ada seorang yang mau mencuri celana dalam?"

Kenyataannya memang demikian. Dalam beberapa kasus, celana dalam raib dicuri dan pelakunya dikaitkan dengan fetishistic disorder. Pengidap gangguan ini tak segan mencuri berbagai benda yang disukainya, termasuk celana dalam orang lain, untuk mendapatkan kepuasan seksual.



Simak Video "Dear Cowok, Ini Tips agar Organ Intim Aman saat Bersepeda"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)