Sabtu, 18 Jul 2020 07:04 WIB

Walau Nyaman, Dokter Tak Anjurkan Pakai Celana Dalam yang Sudah Melar

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Full length shot of an attractive young woman doing her laundry at home Sebaiknya, pisahkan pakaian dalam yang sudah tidak layak digunakan (Foto: Getty Images/PeopleImages)
Jakarta -

Celana dalam adalah soal kenyamanan. Tak sedikit yang masih setia dan menggunakan celana dalam lama meski kondisinya sudah mulai melar dan bahkan banyak lubang, karena masih terasa nyaman.

Tapi menurut dokter, kenyamanan bukan satu-satunya pertimbangan memilih celana dalam. Secara fungsi, celana dalam yang sudah mulai melar tidak akan memberikan manfaat secara optimal.

"Sebaiknya yang berukuran pas, tidak ketat dan tidak melar," saran praktisi kesehatan dari DNI Skin Centre, dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK, saat dihubungi detikcom.

Menurut sebuah penelitian yang dikutip dari Livestrong, pakaian dalam yang terlalu ketat bisa mengganggu kesehatan. Itu bisa mempengaruhi kesehatan mulai dari sirkulasi darah dan reproduksi pemakainya.

Selain celana dalam yang melar dan longgar, beberapa orang pun terkadang masih menggunakan celana dalam yang sudah berlubang. Celana dalam seperti ini masih digunakan dengan alasan kenyamanan penggunanya saat dipakai.

Namun, dari dr Darma sangat tidak menganjurkan celana dalam berlubang untuk masih digunakan. Hal ini bisa berpengaruh pada kesehatan organ intim orang yang memakainya.

"Jika sudah berlubang, proteksi terhadap infeksi menjadi kurang baik. Itu akan berisiko menyebabkan infeksi organ intim. Jadi, sebaiknya dihindari," jelas dr Darma.



Simak Video "Dear Cowok, Ini Tips agar Organ Intim Aman saat Bersepeda"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)