Minggu, 19 Jul 2020 12:00 WIB

Ragam Penyakit yang Rentan Menyerang di Usia 80 Tahun

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
ilustrasi demensia Beragam kesehatan bisa menyerang di usia lanjut. (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Sastrawan Indonesia Sapardi Djoko Damono meninggal dunia, Minggu (19/7/2020).

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un Telah meninggal dunia sastrawan besar Indonesia, Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono," demikian bunyi pesan tersebut, dikutip dari detikHot.

Penulis buku dan puisi Hujan Bulan Juni itu tutup usia di umur 80 tahun setelah sebelumnya dikabarkan mengalami penurunan fungsi organ.

Tanpa disadari, bertambahnya usia membuat kondisi kesehatan semakin menurun. Ketika masuk usia lanjut, ada beberapa penyakit yang harus diwaspadai dan rentan menyerang sehingga lansia diharapkan melakukan check up kesehatan secara rutin.

Dikutip dari Vital Record, berikut beberapa penyakit yang rentan menyerang di usia 80 tahun.

1. Penyakit kronis

Dalam survei yang dilakukan National Council on Aging, ditemukan setidaknya 92 persen lansia memiliki satu penyakit kronis dan 77 persen di antaranya mengidap dua penyakit kronis. Beberapa kondisi kesehatan kronos yang paling umum adalah sakit jantung, stroke, kanker, dan diabetes

Disarankan bagi lansia di atas usia 60 tahun untuk menjaga pola makan yang sehat dan rajin olahraga sebagai salah satu cara mengelola dan mencegah timbulnya penyakit kronis.

2. Sembelit

Sembelit sangat umum terjadi pada orang lanjut usia dan dapat berdampak pada kualitas hidup mereka. Selain perubahan terkait usia, sembelit juga bisa karena efek samping dari masalah sebelumnya seperti makan makanan tidak sehat atau mengidap kondisi kronis.

3. Masalah kesehatan mulut

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), sekitar 25 persen orang di atas usia 65 tidak lagi memiliki gigi alami. Masalah kesehatan mulut yang berhubungan dengan orang dewasa yang lebih tua adalah mulut kering, penyakit gusi dan kanker mulut.

Gigi berlubang dan kerusakan gigi dapat menyebabkan kesulitan mempertahankan diet yang sehat, menurunnya kepercayaan diri, dan kondisi kesehatan lainnya. Kondisi ini dapat dikelola atau dicegah dengan melakukan pemeriksaan gigi secara teratur.

4. Gangguan sensorik

Gangguan sensorik, seperti penglihatan dan pendengaran, sangat umum terjadi pada orang lanjut usia di atas 70 tahun. Menurut CDC, satu dari enam orang dewasa memiliki gangguan penglihatan dan satu dari empat memiliki gangguan pendengaran.

Untungnya, kedua masalah ini mudah diobati dengan alat bantu seperti kacamata atau alat bantu dengar. Teknologi baru meningkatkan penilaian gangguan pendengaran dan daya pakai alat bantu dengar.

5. Malnutrisi

Malnutrisi pada orang dewasa yang berusia lebih dari 65 tahun seringkali tidak terdiagnosis dan dapat menyebabkan masalah kesehatan lanjut usia lainnya, seperti melemahnya sistem kekebalan tubuh dan kelemahan otot.

Penyebab malnutrisi dapat berasal dari masalah kesehatan lainnya misalnya manula yang menderita demensia mungkin lupa makan, depresi, alkoholisme, pembatasan diet, berkurangnya kontak sosial dan terbatasnya pendapatan.

Berkomitmen pada perubahan seperti meningkatkan konsumsi buah-buahan dan sayuran dan mengurangi konsumsi lemak jenuh dan garam, dapat membantu masalah gizi pada lansia.



Simak Video "Kemenkes: Lansia Perlu Hati-hati Gunakan Herbal untuk Atasi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)