Rabu, 02 Sep 2020 04:48 WIB

Round Up

Unggahan Tara Basro Berbuah Tudingan Antivaksin

Firdaus Anwar - detikHealth
Tara Basro saat wawancara untuk COTM. Tara Basro dibully gara-gara posting tentang vaksin (Foto: Asep Syaifullah)
Jakarta -

Artis Tara Basro baru-baru ini jadi perbincangan di media sosial. Hal ini bermula dari aktivitas Tara yang membagikan ulang pendapat teori konspirasi vaksin dari pengguna Twitter bernama @AliBeckZeck.

Tangkapan layar yang dibagikan netizen menunjukkan instastories Tara Basro berisi komentar Ali soal bagaimana perusahaan farmasi sengaja memanfaatkan ketakutan masyarakat terhadap virus. Disebutkan bahwa vaksin dipakai untuk 'merekayasa' kembali masyarakat dengan suntikan berisi senyawa kimia berbahaya.

Unggahan asli oleh akun Tara Basro tersebut kini sudah tidak bisa ditemukan.

"Sedih banget, cakep-cakep antivax si Tara Basro," komentar satu pengguna Twitter.

Tara lalu membuat klarifikasi bahwa dirinya hanya ingin mempertanyakan efektivitas dan keamanan vaksin. Salah satunya berkaitan dengan kabar vaksin Corona yang kini sedang disiapkan.

"Kalo soal vaksin covid, Rasanya skrg anggapannya vaksin tuh penyelamat, dunia akan kembali seperti sebelumnya, Gue sama kayak kalian gak ada latar belakang, tapi kalaupun akan ada vaksin, ya harus tau dulu dong efektif apa nggak, ada efek samping apa nggak? Wajar kan?," tulis Tara yang kemudian meminta maaf karena kurang hati-hati membagikan ulang unggahan di media sosial.

Seiring dengan pengembangan vaksin yang dilakukan di seluruh dunia, memang makin banyak orang yang terang-terangan mengaku tak mau divaksinasi. Mereka kadang disebut juga dengan kelompok antivaksin.

Kepala Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Dr dr Tri Yunis Miko Wahyono, MSc, mengatakan orang-orang yang antivaksin biasanya memiliki alasan pribadi.

"Tanya orang yang antivaksin itu alasan sangat personal, ada yang alasan agama, ada yang alasan kesehatan (biasanya sedikit) ada yang alasan anak sakit dan lainnya," kata dr Miko saat dihubungi detikcom.

Miko mengimbau agar masyarakat yang punya pertanyaan atau ragu mengenai vaksin agar mencari informasi langsung ke ahli. Tujuannya agar tidak mendapat informasi yang keliru dan membahayakan bagi diri sendiri serta orang lain.

"Menjaring informasi, ketika kita mendapat informasi lakukanlah validasi informasi kepada orang tahu dan yang ahlinya," pungkas dr Miko.



Simak Video "Dituding Anti Vaksin Corona, Tara Basro Murka"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)