Jumat, 04 Sep 2020 09:11 WIB

Ini Alasan Face Shield Saja Tak Cukup untuk Cegah Penularan Corona

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Jelang kenormalan baru dan wacana dimulainya kembali proses belajar mengajar di sekolah membawa berkah pada perajin pelindung wajah (face shield). Mereka kebanjiran order. Ini alasan face shield saja tak cukup untuk cegah virus Corona. (Foto: Agung Mardika)
Jakarta -

Face shield atau pelindung wajah menjadi alternatif yang cukup populer karena dianggap sebagai salah satu cara melindungi diri dari paparan virus Corona. Sayangnya, sebuah penelitian menunjukkan menggunakan face shield saja tak cukup untuk cegah COVID-19.

Peneliti dari Florida Atlantic University meneliti kinerja pelindung wajah dalam menghambat penyebaran droplet berukuran aerosol. Hasilnya menunjukkan meski face shield mampu memblokir droplet yang besar, namun droplet yang berukuran kecil bisa tersebar dengan relatif mudah di semua sisi face shield.

Apabila memakai face shield saja, droplet aerosol yang lebih kecil dapat masuk ke bagian bawah pelindung wajah dan bisa terhirup dengan mudah. Para peneliti menemukan face shiled hanya 23 persen efektif untuk melindungi diri dari paparan virus.

Face shield cukup populer digunakan sebagai pengganti masker kain atau masker bedah karena memang penggunanya merasa lebih nyaman. Face shield mengurangi kelembapan dan membuat penggunanya lebih mudah bernapas. Hanya saja, memakai face shield saja tak mampu memberikan perlindungan yang cukup besar untuk penggunanya.


Dalam studi tersebut, peneliti juga menyoroti soal masker yang memiliki katup tidak dianjurkan untuk dipakai sebagai salah satu cara untuk melindungi diri dari paparan virus Corona.

"Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan face shield dan masker dengan katup napas tidak seefektif masker wajah biasa dalam membatasi penyebaran droplet aerosol," tulis peneliti dikutip dari South China Morning Post.

Gao Xiaodong, spesialis infeksi rumah sakit dari Rumah Sakit Zhongshan Shanghai, yang tidak terlibat langsung dengan penelitian tersebut, mengatakan face shield diciptakan bukan untuk menangani pasien dengan penyakit pernapasan, tetapi untuk melindungi wajah pemakainya dari cipratan dan semprotan cairan tubuh.

Gao mengatakan pelindung wajah memiliki berbagai ukuran dan banyak orang tidak mengikuti instruksi tentang cara memakainya dengan benar.

"Lebih aman jika memakai masker berbarengan dengan face shield," papar Gao.



Simak Video "Virus Corona Diklaim Dapat Menular Lewat Udara"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)