Selasa, 15 Sep 2020 20:00 WIB

Ahok: Jangan Remehkan COVID-19, Tapi Jangan Jadi Paranoid

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meluncurkan buku Panggil Saya BTP di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020). Ahok tegaskan masyarakat untuk tidak remehkan COVID-19. (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Jumlah kasus COVID-19 di Indonesia sampai saat ini sudah mencapai angka 225.030. Ini bisa menjadi pengingat bahwa virus Corona masih ada di antara masyarakat, meskipun tidak terlihat secara kasat mata

Komisaris Utama PT Pertamina Persero Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pun ikut memberikan komentar terkait pandemi COVID-19 ini. Ia menegaskan masyarakat untuk tidak lagi meremehkan keberadaan virus ini.

"Buat masyarakat, jangan menganggap ini enteng atau remeh. Tapi, jangan juga ketakutan," tegasnya dalam akun YouTube Panggil Saya BTP, Selasa (15/9/2020).

"Jangan jadi paranoid sampai akhirnya daya tahan tubuh turun karena stres. Tetap berolahraga, karena saya kira nggak ada alasan tidak berolahraga," imbuhnya.

Selain itu, Ahok mengajak masyarakat Indonesia untuk melihat pandemi COVID-19 ini dari perspektif baiknya yaitu Tuhan. Menurutnya, sebagai orang yang percaya, Tuhan memberikan COVID-19 ini pasti ada maksud baiknya dan selalu berpikir positif untuk kedepannya.

"Kita harus tetap sehat, ada sukacita dan damai di hati kita dan kita tetap bisa positif bahwa masa depan sungguh ada," ujarnya.



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)