Selasa, 22 Sep 2020 14:46 WIB

Alami Gejala COVID-19 Hingga Berbulan-bulan, Pria Ini Ceritakan Bagaimana Rasanya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Ilustrasi pasien di rumah sakit Cerita pasien Corona yang alami gejala COVID-19 sampai berbulan-bulan. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Gejala yang muncul pada pasien Corona pasca sembuh memang betul-betul terjadi. Bahkan gejala ini masih bisa dialami hingga berbulan-bulan.

Hal ini dialami pria bernama Ed Hornick asal Inggris berusia 40 tahun. Sejak Januari lalu sampai saat ini, Hornick masih merasakan gejala akibat infeksi penyakit COVID-19 yang diidap sebelumnya.

"Ini bukan hanya kelelahan. Kamu tidak memiliki kekuatan untuk bangun dari tempat tidur," katanya yang dikutip dari 13 Wham, Selasa (22/9/2020).

Sebelum terinfeksi Corona, Hornick masih sempat melakukan pendakian di Islandia dan spa di The Blue Lagoon. Tetapi, lima hari kemudian setelah kembali ke rumahnya yang ada di London, ia merasakan nyeri pada dadanya dan langsung dibawa ke rumah sakit.

"Itu hal yang paling menyakitkan! Rasanya seperti mengalami serangan jantung, rasa sakitnya menusuk," jelas Hornick.

Saat mengalami gejala tersebut, ia dibawa ke Rumah Sakit Chelsea & Westminster dan diberikan pengobatan. Meski sudah dinyatakan sembuh, ia harus kembali lagi ke sana karena merasakan gejala itu lagi. Setelah melihat berita tentang virus Corona menyebar di China, ia dan dokternya pun tahu gejala penyakit apa yang ia rasakan saat itu.

Bahkan gejala yang dialaminya saat pertama terinfeksi pada Januari lalu itu masih terasa sampai saat ini. Ia merasa seluruh tubuhnya sakit, termasuk paru-paru, punggung, lengan, dan kakinya.

"Kemudian menyebar ke hati saya, ginjal saya, dan sistem saraf saya," lanjutnya.

Sampai saat ini, Hornick masih merasakan jantungnya berdebar-debar, masalah pada pernapasannya, dan gejala baru lain seperti nyeri saraf di lengan, di kaki, kabut otak, dan kelelahan. Ia merasa lebih tua dibandingkan dengan usianya saat ini.

Sebuah studi dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) mengatakan, sebanyak 35 persen pasien COVID-19 masih mengalami gejala jangka panjang sampai beberapa minggu hingga bulan kemudian.



Simak Video "Dukungan yang Bisa Dilakukan agar Pasien Corona Tak Takut Stigma"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)