Jumat, 09 Okt 2020 08:31 WIB

Sisa-sisa Gas Air Mata Akibat Demo di Harmoni Masih Bikin Mata Perih

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Sisa gas air mata masih terasa di sekitar lokasi demo di Harmoni, Jakarta Pusat Sisa-sisa gas air mata masih terasa di lokasi demo (Foto: Reyhan/detikHealth)
Jakarta -

Aksi demo penolakan Omnibus Law Cipta Kerja yang dilakukan buruh dan mahasiswa, Kamis (8/10/2020), diwarnai tembakan gas air mata.

Dampak dari demo tersebut, pagi ini di beberapa lokasi kerusuhan demo seperti di simpang Harmoni, Jakarta Pusat, efek gas air mata masih dirasakan oleh warga sekitar.

"Gas air mata sampai sekarang masih berasa, ini mata masih perih saja nih," ucap Anjar (39), petugas keamanan di salah satu bank di kawasan Harmoni, Jumat (9/10/2020).

Sisa gas air mata masih terasa di sekitar lokasi demo di Harmoni, Jakarta PusatSisa gas air mata masih terasa di sekitar lokasi demo di Harmoni, Jakarta Pusat Foto: Reyhan/detikHealth

Keluhan serupa pun dirasakan oleh Wahyu (59), petugas kebersihan di kawasan Harmoni. Ia mengatakan, saat mulai bekerja, pukul 03.30 WIB, Wahyu masih merasakan sisa-sisa gas air mata yang membuat mata terasa perih.

"Dari subuh masih (perih), sekarang juga masih berasa perih, setengah empat saya sudah menyapu itu perih mata," keluh Wahyu dalan wawancara terpisah.

Efek gas air mata memang dapat berlangsung cukup lama tergantung dari bahan kimia yang digunakan. Jika terhirup, gas air mata bisa memicu iritasi pada saluran napas sehingga dada terasa sesak.



Simak Video "Demo Berpotensi Jadi Klaster Corona, IDI Minta Pemerintah Antisipasi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)