Selasa, 13 Okt 2020 14:12 WIB

5 Fakta Norovirus yang Serang 70 Mahasiswa di China

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Sepekan terakhir ini dunia informasi media ramai diwarnai oleh berita perang antara Armenia dan Azerbaijan hingga Donald Trump dinyatakan positif Corona. 70 Mahasiswa di China terserang norovirus (Foto: AP Photo/Mark Schiefelbein)
Jakarta -

Sebanyak lebih dari 70 mahasiswa di sebuah universitas di Taiyuan, Provinsi Shanxi, China Utara dinyatakan positif terinfeksi norovirus. Mereka mengalami diare dan muntah-muntah.

Kasus ini terjadi pada Rabu (7/10/2020) kemarin, hingga akhirnya Departemen Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Taiyuan mengambil sampel dari 28 mahasiswa, untuk di tes dan hasilnya 11 di antaranya positif norovirus.

Dikutip dari WebMD, berikut beberapa faktor mengenai norovirus yang menyerang 70 mahasiswa di China.

1. Pertama muncul pada tahun 1972

Norovirus merupakan virus yang bisa menyebar lewat makanan dan air yang terkontaminasi, atau setelah menyentuh benda yang permukaannya terdapat virus. Virus ini bisa menyerang kapan saja, terutama pada musim dingin.

Virus ini awalnya muncul dan mewabah di kota Norwalk hingga disebut sebagai virus Norwalk pada tahun 1972. Norovirus dianggap sebagai penyebab paling umum dari gastroenteritis akut (penyakit diare dan muntah) di seluruh dunia.

2. Gejala norovirus

Saat seseorang terinfeksi norovirus, gejalanya akan muncul dua hari setelah terpapar. Gejala khasnya termasuk mual, muntah (lebih sering dialami anak-anak), diare berair (lebih sering terjadi pada orang dewasa, dan kram pada perut.

Adapun beberapa gejala norovirus lainnya, seperti demam ringan, panas dingin, sakit kepala, nyeri otot, dan kelelahan. Seringkali orang yang terinfeksi akan kekurangan cairan, karena diare dan muntah yang mampu menghabiskan cairan dalam tubuh.

3. Berapa lama norovirus menular?

Virus norovirus ini bisa ditularkan pada orang lain sampai delapan minggu. Tetapi, infeksi ini bisa berkurang dari waktu ke waktu. Pada banyak kasus, seseorang dikatakan sembuh jika sudah bebas dari gejala selama 48 jam.

4. Penyebaran norovirus

Seseorang bisa terinfeksi norovirus saat mengkonsumsi air dan makanan yang terkontaminasi. Saat orang itu muntah, virus bisa menyebar lewat udara dan mencemari permukaan.

Selain itu, virus ini bisa menyebar lewat feses serta popok yang kotor. Penyebaran norovirus ini sulit dikendalikan karena menular sebelum gejalanya muncul.

5. Norovirus tidak merespon antibiotik

Seperti pada virus lainnya, norovirus tidak merespon antibiotik yang memang untuk membunuh bakteri. Bahkan obat antivirus untuk mengobati norovirus ini belum ada.

Namun, pada orang yang sehat, virus ini bisa hilang dengan sendirinya dalam 1-3 hari.



Simak Video "Norovirus Juga Ada di Indonesia, Begini Cara Cegah Penularannya"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)