Jumat, 16 Okt 2020 21:30 WIB

Urusan Protokol COVID-19, Pria Indonesia Lebih Bandel dibanding Wanita

Firdaus Anwar - detikHealth
close up. business colleagues in protective masks sitting at the office Desk. Virus Corona COVID-19 (Foto: Getty Images/iStockphoto/YurolaitsAlbert)
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bersama lembaga lainnya melakukan survei untuk melihat persepsi masyarakat dunia terhadap protokol kesehatan di tengah pandemi Corona. Hal ini dilakukan untuk mengetahui seberapa paham orang-orang terhadap langkah pencegahan virus Corona COVID-19.

Survei menemukan bahwa sekitar 65 persen dari 5.852 responden di Indonesia percaya bahwa COVID-19 berbahaya atau ancaman bagi komunitas. Bila dibagi dari jenis kelamin, ada 67 persen responden wanita dan 63 persen responden pria yang menganggap COVID-19 berbahaya.

"Perilaku kunci pencegahan virus Corona diadopsi dalam tingkat yang berbeda-beda di seluruh dunia... Pengambil keputusan di tingkat negara dapat melihat seperti apa perilaku kunci dilakukan, berapa persen tingkatnya, dan membandingkannya dengan negara lain," tulis peneliti dari Johns Hopkins Center for Communication Programs yang turut menjalankan survei.

Secara umum wanita di Indonesia lebih disiplin terhadap protokol kesehatan daripada pria. Sebagai contoh 91 persen wanita mengaku memakai masker untuk mencegah COVID-19, sementara pria hanya 82 persen yang memakai masker. Selain itu 88 persen wanita mengaku rutin cuci tangan, sementara untuk pria hanya 78 persennya yang rutin cuci tangan.

Responden pria diketahui lebih banyak melakukan protokol isolasi mandiri.

"Ada 21 persen wanita dan 31 persen pria yang melakukan isolasi mandiri untuk mencegah COVID-19," tulis WHO dalam laporan resmi per tanggal 14 Oktober dan dikutip pada Jumat (16/10/2020).



Simak Video "Dear Warga Indonesia, Yuk Lakukan 3W Agar Terhindar Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)