Selasa, 20 Okt 2020 18:05 WIB

Tingkatan Gejala Norovirus, Disarankan Periksa Jika Muntah atau Diare

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
ilustrasi mual muntah Infeksi norovirus (Foto: iStock)
Jakarta -

Beberapa waktu lalu, sebanyak 70 lebih mahasiswa di universitas daerah Taiyuan, China, mengalami diare dan muntah-muntah, diduga karena infeksi norovirus.

Pakar kesehatan Profesor Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD(K), dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), mengatakan virus yang menyebabkan KLB di China tersebut juga pernah ditemukan di Indonesia.

"Virus ini (norovirus) juga ada di Indonesia seperti yang dilaporkan oleh peneliti Indonesia di jurnal internasional dari Institute of Tropical Disease Universitas Airlangga," kata Prof Ari dalam rilis yang diterima detikcom.

Bagaimana tingkatan gejala infeksi norovirus?

Menurut dokter spesialis penyakit dalam dari RS Awal Bros Evasari, Jakarta Timur, dr Amanda Pitarini Utari, SpPD, sama seperti penyakit yang disebabkan infeksi virus lainnya, orang yang terpapar norovirus juga bisa mengalami gejala ringan dan berat.

Umumnya orang yang terinfeksi norovirus akan mengalami gejala, seperti nyeri perut, diare, mual, dan muntah-muntah.

"Kita menilainya dari kehilangan cairannya, kalau ringan itu pasiennya masih bisa beraktivitas dan nggak sampai dehidrasi. Muntahnya nggak hebat, tapi kalau nyeri perutnya hebat, kehilangan cairannya hebat, itu berarti diarenya berat ya dehidrasinya," kata dr Amanda, Senin (19/10/2020).

Lebih lanjut, dr Amanda memberikan contoh, ketika ada pasien yang terinfeksi norovirus dan jumlah cairan tubuh yang keluar saat muntah dan diare itu lebih banyak daripada cairan yang masuk, maka itu sudah termasuk gejala berat.

"Dia sudah mencoba membuat air garam sama gula, oralit, kalau tidak bisa masuk, berarti gejala mual muntahnya cukup berat, karena sampai dia nggak bisa masuk cairan," ujarnya.

dr Amanda menyarankan, sebaiknya ketika sudah mengalami gejala berat seperti itu, maka segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.



Simak Video "Norovirus Juga Ada di Indonesia, Begini Cara Cegah Penularannya"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)