Kamis, 22 Okt 2020 15:23 WIB

Tetap Bergejala Meski Sembuh Corona, Siapa yang Mengalami 'Long COVID'?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Ilustrasi pasien di rumah sakit Siapa saja yang bisa mengalami 'long COVID'? (Foto ilustrasi: iStock)
Topik Hangat Fenomena Long COVID-19
Jakarta -

Fenomena 'long COVID' saat ini cukup sering terjadi pada pasien COVID-19. Meski sudah dinyatakan sembuh, mereka masih bisa merasakan gejala khas dari penyakit ini dalam waktu yang lama.

Hal ini membuat para peneliti mulai mengidentifikasi terkait faktor risiko yang bisa menyebabkan 'long COVID'. Untuk mengetahuinya, para peneliti di King's College London, Inggris menganalisis berbagai gejala dari 4.182 pasien Corona.

Mereka mencatat, 558 pasien masih mengalami gejala lebih dari 28 hari, 189 pasien mengalaminya selama lebih dari delapan minggu, dan 95 pasien lainnya masih merasakan gejala lebih dari 12 minggu.

Dari data tersebut, para peneliti menemukan bahwa di antara pasien lama COVID-19 gejala yang paling sering muncul yaitu kelelahan, sakit kepala, dispnea, dan anosmia.

Adapun beberapa hal yang mungkin bisa menjadi faktor risiko seseorang mengalami 'long COVID', yaitu:

  1. Usia pasien lebih tua
  2. Memiliki berat tubuh lebih tinggi
  3. Berjenis kelamin perempuan
  4. Mengalami lebih dari 5 gejala di minggu pertama setelah terinfeksi
  5. Pasien lebih mungkin mengalami gejala jantung dan juga sulit berkonsentrasi

Namun, penelitian tersebut belum ditinjau oleh sejawat peneliti. Para peneliti menggunakan studi ini untuk memprediksi siapa saja yang mungkin akan mengalami 'long COVID' setelah positif.

"COVID-19 adalah penyakit ringan bagi banyak orang, tetapi satu dari 50 gejalanya bisa bertahan lama lebih dari 12 minggu," kata Tim Spector selaku pemimpin studi Gejala COVID yang dikutip dari Fox News, Kamis (22/10/2020).

"Jadi penting bahwa selain mengkhawatirkan kematian yang berlebihan, kita juga perlu mempertimbangkan mereka yang akan terkena COVID-19 jangka panjang jika kita tidak segera mengendalikan pandemi," lanjutnya.

Spector juga mengatakan selagi menunggu vaksin, akan lebih baik jika mengubah gaya hidup dan mengisolasi diri di rumah jika positif dan mengalami gejala COVID-19. Hal ini dilakukan untuk membendung penularan virus Corona ke orang lain.



Simak Video "Yang Harus Dilakukan Jika Tak Bisa Cium Bau Seperti Gejala Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)
Topik Hangat Fenomena Long COVID-19