Sabtu, 14 Nov 2020 16:15 WIB

Satu Lagi Kandidat Vaksin COVID-19 yang Berhasil Tunjukkan Antibodi

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Vaccine and syringe injection It use for prevention, immunization and treatment from COVID-19 Foto: Getty Images/iStockphoto/kiattisakch
Jakarta -

Menteri Kesehatan Australia, Greg Hunt, mengatakan vaksin COVID-19 potensial yang dikembangkan oleh Universitas Queensland, Australia dan CSL telah menunjukkan respons antibodi pada pengujian awal. Dan saat ini vaksin tersebut akan memulai tahap pengujian terakhir.

"Vaksin terbukti aman melalui uji klinis fase 1 dan terbukti menghasilkan respons antibodi yang positif," kata Hunt yang dikutip dari Channel News Asia, Sabtu (14/11/2020).

"Itu (vaksin) melakukan tugasnya. Itu terutama terjadi pada orang tua, dan itu merupakan hasil yang sangat penting, mengingat kerentanan global terhadap orang tua di seluruh dunia dari COVID-19," lanjutnya.

Jika vaksin tersebut lulus uji coba tahap terakhir, Hunt mengatakan bisa siap untuk didistribusikan pada tahun 2021 mendatang. Pemerintah Australia sudah setuju untuk membeli kandidat vaksin yang dikembangkan Universitas Queensland itu sebanyak 51 juta dosis.

Selain itu, Australia juga akan membeli vaksin AstraZeneca yang dikembangkan oleh Universitas Oxford, jika sudah lolos dari uji tahap akhir.



Simak Video "Sederet Fakta Vaksin COVID-19 Pfizer yang Uji Klinisnya Sudah Rampung"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)
dRooftalk
×
Rentetan Bencana di Awal Tahun
Rentetan Bencana di Awal Tahun Selengkapnya