Senin, 16 Nov 2020 05:34 WIB

Round Up

Sentilan Keras dr Tirta Soal Hajatan Habib Rizieq

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Suasana sekitar kediaman Habib Rizieq saat resepsi pernikahan putrinya, Syarifah Najwa Syihab. Menurut dr Tirta, sikap pemerintah soal hajatan Habib Rizieq tidak tegas (Foto: Arun/detikcom)
Jakarta -

Tagar #indonesiaterserah sempat viral di media sosial. Lewat tagar ini sejumlah pihak mengkritik Satgas COVID-19 karena tidak menindak dengan tegas pelanggaran protokol kesehatan dalam acara Maulid Nabi dan pernikahan putri Habib Rizieq Syihab pada Sabtu (14/11/2020).

Salah satu yang menyerukan tagar #indonesiaterserah adalah relawan COVID-19, dr Tirta Mandhira Hudi. Dalam akun Twitter pribadinya, ia menyayangkan langkah Satgas COVID-19 yang membagikan masker di acara tersebut.

"Wong konser, wedding resepsi di beberapa tempat diketatkan. Lha ini? Dibantu masker," cuit dr Tirta, Minggu (15/11/2020).

Selain itu, dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, dr Tirta juga mempertanyakan ketegasan pemprov DKI, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam menindak pelanggaran protokol kesehatan selama pandemi.

"Di sini dipertanyakan ketegasan dari pemerintah DKI, Satgas Covid DKI, Satgas Covid Nasional, BNPB, Kementerian Kesehatan dan, IDI. Kemana kalian? Jika memang kerumunan dikarenakan pernikahan dengan target puluhan ribu orang sampai ditutup jalan protokol boleh, kenapa wedding yang lain tidak boleh (digelar)?" ucapnya.

Apa yang dilakukan pemprov DKI?

Pemprov DKI melalui Satpol PP DKI Jakarta telah menjatuhkan sanksi berupa denda administratif sebesar 50 juta rupiah kepada Habib Rizieq.

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo pun mengapresiasi tindakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang dianggap telah melakukan langkah yang baik dalam menindak pelanggaran protokol kesehatan di acara yang diselenggarakan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) tersebut.

"Denda ini adalah denda tertinggi dan apabila dikemudian hari masih terulang kembali, menurut Gubernur Anies, denda tersebut akan dilipatgandakan menjadi Rp 100 juta," katanya dalam konferensi pers di kanal Youtube BNPB, Minggu (15/11/2020).

Bagaimana respons Satgas COVID-19 karena dikritik usai bagi-bagi masker? Klik halaman berikut:

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Tak Ragu Disuntik Vaksin Sinovac, dr Tirta: Sudah Terjamin Uji Klinis"
[Gambas:Video 20detik]