Minggu, 20 Des 2020 18:12 WIB

Virus Corona Menggila, Korban COVID-19 di Jerman Disimpan di Kontainer

Ayunda Septiani - detikHealth
Ilustrasi pasien di rumah sakit Foto: iStock
Jakarta -

Jenazah pasien virus Corona COVID-19 di Jerman dilaporkan harus disimpan sementara di dalam kontainer pengiriman karena jumlahnya terus meningkat.

Dikutip dari laman Sky News, Institut Robert Koch Jerman, badan pemerintah yang bertanggung jawab untuk pengendalian dan pencegahan penyakit, menyebut ada penambahan 33.777 kasus COVID-19 baru sehingga sehingga total menjadi 1.439.938 kasus.

Jumlah kematian akibat COVID-19 di Jerman telah mencapai 24.938 kasus, jumlahnya terus meningkat meskipun sudah menerapkan aturan lockdown.

Di Hanau, Frankfurt, jenazah korban COVID-19 disimpan sementara di kontainer pengiriman yang sudah disesuaikan sebagai langkah penanganan pada awal pandemi.

Dua jenazah COVID-19 ditempatkan di dalam kontainer yang memiliki suhu pendingin. Kontainer tersedia untuk 25 jenazah, hal ini dilakukan karena kamar mayat di rumah sakit setempat sudah penuh.

Alexandra Kinski, kepala pemakaman dan krematorium di Hanau, menyebutkan: "Jika seseorang meninggal dunia dan tidak ada tempat di klinik, maka mereka datang ke sini sebentar, sampai almarhum dibawa ke tempat peristirahatan, misalnya di kuburan."

Jerman memutuskan untuk menerapkan lockdown kembali pada hari Rabu (16/12/2020), setelah kasus COVID-19 kembali meroket. Rekor jumlah kematian menurut Universitas Johns Hopkins dilaporkan pada hari Selasa (15/12/2020), yaitu sebanyak 910 kasus.

Sekolah dan toko-tokok yang dianggap tidak penting akan ditutup menjelang Natal, sementara pertemuan pribadi akan dibatasi hanya untuk lima orang dari dua rumah tangga.

Sektor perhotelan juga akan tetap ditutup, dengan langkah-langkah pencegahan akan tetap berlaku hingga setidaknya 10 Januari mendatang.

Sementara itu, pemerintah kota Berlin telah mengumumkan akan mulai mengirimkan vaksin Pfizer-BioNTech kepada warga lanjut usia di panti jompo mulai 27 Desember nanti.



Simak Video "Satgas Jelaskan Prosedur Penjemputan Pasien Positif Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/fds)