Rabu, 10 Feb 2021 05:50 WIB

9 Gejala COVID-19 Terbaru, Ditemukan pada Varian Inggris-Afsel

Ardela Nabila - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Gejala virus Corona COVID-19 (Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

Varian baru SARS-COV-2 asal Inggris, B117, kembali bermutasi. Kini varian tersebut mengandung mutasi E484K sehingga memiliki kemampuan untuk menembus daya tahan tubuh dan lebih mudah menular daripada varian lainnya.

Sejauh ini, telah tercatat lebih dari 100 kasus mutasi E484K yang tersebar di Inggris, seperti Liverpool, Preston, dan Lancashire.

"Tidak masalah jika Anda tidak merasakan 3 gejala utama, sakit kepala pun dapat menjadi indikasi Anda terpapar mutasi ini," ujar direktur kesehatan masyarakat Lancashire, Dr Sakthi Karunanithi, dikutip dari Express.co.uk, Senin (8/2/2021).

"Kita harus melakukan apapun yang kita bisa agar tetap aman dan untuk menghindari penyebaran COVID-19," lanjutnya.

Seperti diketahui, 3 gejala utama COVID-19 adalah batuk, demam, dan hilangnya indra perasa dan penciuman. Namun, ada beberapa gejala Corona yang disebut berkaitan dengan mutasi Corona E484K.

Dikutip dari laman Express, berikut 9 gejala baru virus Corona dengan mutasi E484K:

  1. Diare
  2. Sakit kepala
  3. Demam
  4. Kesulitan bernapas
  5. Kelelahan
  6. Nyeri otot atau badan
  7. Nyeri tenggorokan
  8. Pilek
  9. Muntah-muntah

Menurut Matthew Ashton dari Public Health Liverpool, banyak orang yang tidak sadar bahwa mereka terinfeksi COVID-19 lantaran tidak merasakan gejala utamanya. Sehingga, mereka secara tidak sadar menularkan virus Corona kepada orang lain.

Oleh sebab itu, menjalani tes Corona seperti swab PCR (polymerase chain reaction) sangatlah penting untuk menghindari kemungkinan virus semakin menyebar. Kasus lain dari mutasi E484K juga ditemukan di Bristol, Inggris.

Seorang ahli virus dari Universitas Leicester, Dr Julian Tang, mengatakan bahwa jika masyarakat tidak mengikuti aturan lockdown yang ditetapkan, maka virus dapat terus menyebar dan berevolusi.

Dalam sebuah laporan terbaru, vaksin Moderna yang digunakan di Inggris masih terbukti efektif melawan mutasi virus Corona, meskipun respons daya tahan tubuh tidak seaktif biasanya.



Simak Video "Informasi Terkini Seputar Gejala Covid-19 yang Ditimbulkan Varian Omicron"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)