Sabtu, 06 Mar 2021 10:00 WIB

India Berhasil Vaksinasi 1 Juta Penduduk dalam Sehari, Menuju Herd Immunity?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
An elderly woman receives the COVID-19 vaccine at a private hospital in Gauhati, India, Thursday, March 4, 2021. The COVID-19 vaccination drive for senior citizens and those above 45 years of age with comorbidities began in government and designated private hospitals in Gujarat on Monday along with the rest of the country. (AP Photo/Anupam Nath) Vaksinasi corona di India. (Foto: AP/Anupam Nath)
Jakarta -

India berhasil mencatatkan sejarah dengan melakukan vaksinasi Corona pada lebih dari satu juta penduduk dalam sehari. Negara ini memperluas upaya vaksinasi bagi kelompok tenaga kesehatan dan lansia di atas 60 serta mereka yang berusia di atas 45 tahun dengan komorbid.

Dikutip dari NDTV, otoritas India melonggarkan aturan bagi rumah sakit swasta untuk memvaksinasi sehingga makin banyak warganya yang bisa menerima vaksin COVID-19. Data per Kamis (4/3/2021), tercatat ada 1.093.000 orang yang divaksin dalam satu haru.

Secara total India sudah memvaksinasi 17,7 juta orang sejak memulai vaksinasi COVID-19 pada 16 Januari, jumlah yang besar untuk 1,5 bulan pelaksanaannya. Dengan pencapaian ini apa India mendekati herd immunity?

Studi yang dilakukan di beberapa kota India menunjukkan hampir setengah populasi di sana memiliki antibodi COVID-19. Tak sedikit peneliti yang memprediksi herd immunity atau kekebalan kelompok bisa tercapai di sana.

India merupakan salah satu negara dengan penduduk terbanyak di dunia. India memiliki penduduk sebanyak 1,3 miliar. Jika perhitungan herd immunity berarti memvaksinasi 70 persen penduduk, maka India harus menyuntik sekitar 950 juta warganya.

Saat ini baru 17,7 juta orang yang sudah divaksin Corona di India. Dengan target tersebut, masih butuh beberapa waktu lagi untuk mencapai kekebalan kelompok.

Organiasi Kesehatan Dunia (WHO) juga pernah menyinggung soal kekebalan kelompok yang mungkin sudah terbentuk di beberapa wilayah di India. Kepala ilmuwan WHO, Soumya Swaminathan, menyarankan agar orang-orang jangan lengah kemudian melonggarkan protokol kesehatan. Meski herd immunity bisa segera tercapai, tetap ada kelompok berisiko yang rentan terhadap COVID-19.

"Kalau kita melihat di tempat tertentu, kota padat penduduk, memang ada kantong-kantong populasi yang 50-60 persen sudah terpapar oleh virus dan memiliki antibodi. Tapi bukan berarti seluruh kota, seluruh daerah, atau seluruh negara tersebut memiliki herd immunity," katanya.



Simak Video "Semarak Perayaan Vaksinasi 1 Miliar Dosis Vaksin Corona di India"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)