BPOM RI: Vaksin AstraZeneca Bisa Mulai Digunakan, Manfaatnya Lebih Besar

ADVERTISEMENT

BPOM RI: Vaksin AstraZeneca Bisa Mulai Digunakan, Manfaatnya Lebih Besar

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Jumat, 19 Mar 2021 14:54 WIB
Kepala BPOM Penny K Lukito
BPOM RI mengeluarkan kebijakan baru soal vaksin AstraZeneca. (Foto: dok. BPOM)
Jakarta -

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan kebijakan terbaru mengenai vaksin Corona AstraZeneca. Setelah sebelumnya menagguhkan distribusi vaksin AstraZeneca, BPOM kembali melaksanakan pengkajian lebih lanjut bersama dengan tim pakar KOMNAS Penilai Obat, KOMNAS PP KIPI dan ITAGI, dan memutuskan vaksin AstraZeneca lebih besar manfaatnya untuk masyarakat.

Terkait kejadian pembekuan darah yang terjadi di Eropa, BPOM menghimpun data dari European Medicines Agency (EMA) yang menunjukkan bahwa tidak ditemukan bukti peningkatan kasus ini setelah penggunaan vaksin COVID-19 AstraZeneca. EMA juga menekankan bahwa tidak ada permasalahan terkait kualitas vaksin COVID-19 AstraZeneca secara menyeluruh ataupun dengan bets tertentu.

"Manfaat pemberian vaksin COVID-19 AstraZeneca lebih besar dibandingkan risiko yang ditimbulkan, sehingga vaksin COVID-19 AstraZeneca dapat mulai digunakan," tulis BPOM dalam rilis yang diterima detikcom, Jumat (19/3/2021).

Untuk menghindari kejadian pembekuan darah, BPOM dalam informasi produk vaksin COVID-19 AstraZeneca telah mencantumkan peringatan kehati-hatian penggunaan vaksin tersebut pada orang dengan trombositopenia dan gangguan pembekuan darah.

Dalam rilis tersebut, BPOM kembali menegaskan vaksin COVID-19 AstraZeneca yang diterima di Indonesia melalui COVAX facility diproduksi di Korea Selatan dengan jaminan mutu sesuai standar persyaratan global untuk Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB).

"Badan POM RI bersama Kementerian Kesehatan dan KOMNAS PP KIPI terus memantau keamanan vaksin yang digunakan di Indonesia dan menindaklanjuti isu setiap kejadian ikutan Pasca Imunisasi," papar BPOM.



Simak Video "Bayi 6 Bulan Bakal Dapat Vaksin Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)
Gonjang-ganjing Vaksin Inggris
Gonjang-ganjing Vaksin Inggris
35 Konten
Sejumlah negara di Eropa menangguhkan vaksin buatan AstraZeneca dan Oxford University. Sejumlah laporan kasus menyebut ada pembekuan darah usai penyuntikan vaksin asal Inggris tersebut. Seperti apa duduk perkaranya?

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT