Senin, 22 Mar 2021 17:37 WIB

Vaksin Nusantara Dikabarkan Akan Setop, Ini Respons Gubernur Jateng

Angling Adhitya Purbaya - detikHealth
Ganjar Pranowo Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (Foto: Pemprov Jateng)
Semarang -

Penelitian vaksin Nusantara yang dilakukan di RSUP dr Kariadi Semarang dikabarkan akan setop sementara. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, berharap bisa mengetahui langsung perkembangan dari vaksin tersebut.

Ganjar mengatakan karena penelitian dilakukan di Jawa Tengah, ia berharap mengetahui perkembangan dari penelitian tersebut. Ia juga mengatakan sempat akan bertemu dengan beberapa pihak yang terlibat dalam penelitian untuk mengetahui perkembangan terbaru namun belum terwujud.

"Saya belum dapat laporan (penelitian dihentikan sementara), berharap saya karena di Jawa Tengah segera dilaporkan. Dulu pernah janjian sama saya tapi belum masuk, saya ingin tahu perkembangannya seperti apa," kata Ganjar singkat di rumah dinasnya, Senin (22/3/2021).

Ganjar sebenarnya siap membantu penelitian vaksin Nusantara tersebut sebagai bentuk dukungan kepada upaya dari anak bangsa menangani pandemi.

"Kemarin saya coba komunikasi dengan mereka yang beraktivitas di dalam, ya timnya, ya rumah sakitnya. Minggu ini tim akan sampaikan perkembangan seperti apa dan kesulitannya apa. Harapannya kita tahu, pemerintah provinsi akan tahu," kata Ganjar, Senin (15/3/2021) pekan lalu.

"Prinsipnya kita dukung karya anak bangsa, seperti kata Pak Presiden apakah itu vaksin Merah Putih, Nusantara, atau yang lain. Seperti apa teknisnya dan masalahnya fasilitas apa yang mesti ada. Agar kita bisa beri kepercayaan pada anak-anak bangsa," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, kabar penghentian sementara penelitian vaksin besutan dr Terawan Agus Putranto itu muncul setelah penggalan surat dari Direktur Utama RS Dr Kariadi Semarang, yang menjadi site research vaksin Nusantara, kepada Menteri Kesehatan, berisi permohonan izin menghentikan sementara penelitian vaksin Nusantara menjadi viral.

Penggalan surat tersebut diunggah juga oleh pakar epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Pandu Riono, di media sosial.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Awal Mula Vaksin Nusantara Besutan Dr Terawan"
[Gambas:Video 20detik]