Selasa, 23 Mar 2021 11:47 WIB

Ini Makanan yang Disarankan untuk Pasien COVID-19 yang Baru Sembuh

Ayunda Septiani - detikHealth
Food sharing concept. Fighting with overconsumption background. Various products in a food donation box Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/happy_lark)
Jakarta -

Kebutuhan asupan nutrisi menjadi bagian penting dalam menjaga imunitas dan mempercepat penyembuhan pasien COVID-19, termasuk untuk pasien yang baru sembuh dari COVID-19.

Namun, apakah pola makan pasien yang baru sembuh dari virus COVID-19 akan tetap sama atau ada sumber makanan yang mungkin harus ditingkatkan?

Spesialis gizi klinik dr Diana F Suganda, SpGK mengatakan untuk pola makanan pasien yang baru sembuh dari COVID-19 atau tengah mengalami post COVID, pola makannya harus ditambah. Gimana sih maksudnya?

"Jadi untuk pasien-pasien atau orang-orang yang masih struggling atau recovery, itu justru polanya ditambah, jadi jumlah kalori akan lebih," jelas dr Diana, dalam diskusi online "Refleksi Setahun Pandemi: Masyarakat Semakin Abai atau Peduli" melalui Zoom, Senin (22/3/2021).

"Sebagai contoh, pasien COVID-19 itu ada tambahan 600 atau 700 kalori perhari, hampir sama kayak porsinya ibu menyusui, jadi untuk jumlahnya harus ditambah," tambahnya.

dr Diana menjelaskan, protein yang dimaksud berfungsi sebagai pusat penyembuh. Dan asupan protein justru membantu.

"Tambah 700 kalori itu dari protein, bisa kayak porsi lauknya ditambah seperti makan ayamnya ditambah, ikannya bisa dua, dan tambahin nabati lagi, terus kita akalain lagi seperti makanan 2 hewani dan 1 nabati," tambah dr Diana.

Selain itu dr Diana menambahkan, pada jam selingan, kamu disarankan untuk ngemil tahu, kacang hijau, atau ditambah dengan susu 2 gelas.



Simak Video "Jepang Minta Penyelidikan Tambahan soal Asal Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/up)