Selasa, 23 Mar 2021 10:05 WIB

Berat Badan Naik Selama Pandemi? Kenali Penyebab dan Solusinya

Ayunda Septiani - detikHealth
Saatnya ganti timbangan? Satu kilo pada 2019 akan berbeda dengan satu kilo saat ini Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: BBC Magazine)
Jakarta -

Pandemi COVID-19 telah mengubah gaya hidup masyarakat. Banyak yang tadinya abai dengan protokol kesehatan, sekarang masyarakat sudah mulai patuh.

Begitu juga dengan pola makan yang berubah di masyarakat selama masa pandemi Corona, sehingga berat badan menjadi tidak karuan.

Spesialis gizi klinik dr Diana F Suganda, SpGK mengatakan, selama pandemi virus Corona COVID-19 banyak pasien-pasiennya yang mengeluhkan soal berat badan (BB) yang naik.

"Dari 10 pasien, 5 pasien mengeluhkan kenaikan berat badan," jelas dr Diana, dalam diskusi online "Refleksi Setahun Pandemi: Masyarakat Semakin Abai atau Peduli" melalui Zoom, Senin (22/3/2021).

Lebih lanjut dr Diana mengatakan, saat ini tren memesan makanan telah menjadi kebiasaan baru masyarakat selama masa pandemi COVID-19.

Sebagian besar orang akan memesan menu yang enak-enak, terlebih dengan banyaknya promo yang ditawarkan. Sehingga, kebiasaan yang tidak sehat ini pun tak terasa sudah dilakukan selama satu tahun.

"Coba, berapa banyak di antara kita yang pesan makanan daring, tapi pesannya sayur kayak gado-gado atau salad? Pasti yang enak-enak. Apalagi ada promo. Kebayang sehari, dua hari, lalu setahun," ungkap Diana.

"Yang diasup tidak sebanding dengan yang dikeluarkan, tidak sesuai dengan prinsip gizi seimbang. Tidak heran, banyak pasien saya yang datang dengan keluhan BB naik selama pandemi," lanjut dia.

Terus... gimana solusinya?

dr Diana menyarankan untuk mengurangi makanan-makanan yang tinggi garam, gula, lemak jenuh, dan lemak trans, seperti, makanan yang bersantan, gorengan, junk food.

"Makanan seperti ini memicu inflamasi pada tubuh, membuat kita rentan terhadap infeksi. Ingat, virus COVID-19 masih ada," tambahnya.

Selain itu, imunitas tubuh juga harus tetap dijaga. Selain menjaga pola makan, masyarakat disarankan untuk tetap aktif bergerak.

"Jadi kalau dibagi 5 hari, cukup 30 menit/hari. Tidur cukup, jangan kebanyakan nonton sampai larut malam. Tidur cukup akan membantu menjaga imunitas. Kurangi beli makanan online, buatlah masakan di rumah. Ajaklah anak memasak bersama, agar mereka lebih semangat," pungkas dr Diana.



Simak Video "Pahami Diet dengan Benar Biar Pintar"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/naf)